• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Abdee Slank, Komisaris Telkom Pendukung Ekonomi Kreatif di Era 4.0

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 30 Mei 2021 - 13:25
in Nasional
Musisi Abdi Negara Nurdin atau akrab di sapa Abdee "Slank". Foto: Antara/Rosa Panggabean

Musisi Abdi Negara Nurdin atau akrab di sapa Abdee "Slank". Foto: Antara/Rosa Panggabean

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Salah satu komisaris baru PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang diangkat adalah Abdi Negara Nurdin, sosok gitaris grup band Slank.

Mungkin masyarakat hanya mengenai Abdee “Slank”, begitu panggilan akrab pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, 28 Juni 1968 itu, sebagai seorang musisi. Namun jika melihat perjalanan kariernya lebih rinci, ternyata Abdee “Slank” bukan hanya berkecimpung dalam dunia musik namun juga pernah menggeluti dunia usaha.

BacaJuga:

Campak Masih Mematikan, DPR: Penurunan 95 Persen Itu Bukan Berarti Aman

Dukung Instruksi Presiden, KAI Inventarisasi Permukiman Warga di Jalur Rel 

Mendag: Perang Global Berkepanjangan Potensi Menekan Ekspor 

Abdee Slank yang merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako ini menjadi Co-Founder PT Hijau Multi Kreatif, kemudian Founder dari Maleo Music, Co-Founder – Produser Give.ID, Komisaris di PT Sugih Reksa Indotama, dan PT Nagara Sains Ekosistem.

Abdee juga pernah menjadi Co-Founder Importmusik.com, sebuah perusahaan digital media-musik distribution. Pengalamannya dalam perusahaan ini kemungkinan akan berperan penting sebagai Komisaris Independen Telkom.

Abdee Slank juga merupakan sosok musisi yang sangat mendukung industri ekonomi kreatif menjadi industri andalan bagi Indonesia dalam mengejar ketertinggalan.

Menurut dia, saat dunia memasuki Industri 4.0 di mana semua mesin-mesin dan sharing informasi menjadi otomatis maka yang akan bertahan adalah industri kreatif.

Kreativitas sebuah ide dan gagasan yang lahir dari pemikiran insan manusia tidak bisa digantikan oleh mesin, sehingga pemerintah harus mengoptimalkan sektor ekonomi kreatif.

“Jika Indonesia ingin mengejar ketertinggalan untuk mencapai negara maju dalam bidang industri maka industri kreatiflah satu-satunya industri yang bisa mengejar ketertinggalan tersebut,” kata Abdee seperti dikutip Antara, Minggu (30/5/2021).

Industri kreatif saling berkaitan, misalnya musik hampir digunakan di semua subsektor ekonomi kreatif. Abdee mencontohkan bahwa industri musik berhubungan dengan salah satu platform e-commerce, sehingga pemusik bisa mempelajari arah bisnisnya ke depan.

Lalu apa saja pekerjaan rumah (PR) yang akan dihadapi Abdee sebagai Komisaris Independen Telkom dan bagaimana pandangannya terhadap industri ekonomi kreatif Indonesia?

Beberapa pekan sebelum RUPST Telkom melakukan perubahan susunan pengurus perseroan, Menteri BUMN Erick Thohir ingin mendorong Telkom dan Telkomsel sebagai aggregator bagi konten-konten lokal baik musik, film dan karya-karya kreatif lainnya.

Peran Telkom dan Telkomsel sebagai aggregator bagi film lokal di sini adalah dengan menyiarkan, membeli hak ciptanya, serta turut membantu promosi dan distribusi.

Rencana Telkom dan Telkomsel sebagai aggregator bagi film-film Indonesia bertujuan untuk menciptakan market driven, di mana nanti distribusi dan pembelian film serta konten dari komunitas yang dibiayai oleh BUMN Produksi Film Negara atau PFN, akan dilakukan oleh Telkom.

Pemilihan Abdee Slank sebagai Komisaris Independen Telkom yang baru dinilai tepat jika dikaitkan dengan tugas mendorong Telkom-Telkomsel sebagai aggregator konten kreatif. Hal ini melihat dari pengalamannya sebagai salah satu pendiri Importmusik.com, sebuah portal musik Indonesia.

Bersama dengan para musisi Tanah Air yakni Anang Hermansyah, Indra Lesmana, Triawan Munaf (Kepala Badan Ekonomi Kreatif/Bekraf periode 2015-2019), Abdee Slank ikut mendirikan perusahaan digital media-musik distribution sekaligus aggregator musik Indonesia tersebut pada 2005.

Dilansir dari situs resmi Importmusik.com, Importmusik.com atau IM:port didirikan sebagai wadah untuk menampung hasil karya cipta lagu yang berasal dari semua kalangan tanpa memandang jenis aliran musik, genre musik, dan status seniman yang terlibat di dalamnya.

IM:port ditujukan untuk semua kelompok seniman, baik seniman yang sudah terkenal dan punya nama di masyarakat, seniman pendatang baru, dan kelompok musik independent yang saat ini sedang dalam proses pertumbuhan yang pesat.

IM:port akan berperan sebagai wadah untuk membawa kepentingan semua seniman yang terlibat dalam penciptaan sebuah karya musik, baik itu composer, artis/penyanyi, produser dan pihak-pihak lainnya yang terlibat di dalamnya.

Abdee sebagai salah satu sosok yang membidani kelahiran situs aggregator musik tersebut tentunya diharapkan dapat memainkan perannya sebagai Komisaris Independen dalam memberikan saran serta masukan sejumlah strategi kepada Dewan Direksi Telkom, agar dapat mewujudkan strategi Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendorong Telkom dan Telkomsel sebagai aggregator konten kreatif Indonesia.

Manfaatkan revolusi 5G

PR besar lainnya yang dihadapi Abdee Slank sebagai komisaris independen Telkom adalah memanfaatkan jaringan Internet 5G yang telah masuk ke Indonesia beberapa hari lalu bagi kemajuan industri ekonomi kreatif Tanah Air.

Setelah menerima Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) pada 24 Mei 2021, Telkomsel sebagai anak perusahaan Telkom secara resmi meluncurkan layanan Telkomsel 5G dengan mengusung tema “5G: Unlock the Future”.

Selain menegaskan posisinya sebagai operator seluler pertama yang menggelar jaringan 5G di Indonesia, melalui peluncuran ini Telkomsel juga memastikan layanan 5G sudah dapat digunakan secara komersial.

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut layanan jaringan 5G Telkomsel akan menjadi game changer dalam transformasi digital Indonesia.

Istilah game changer sendiri bisa diartikan sebagai ide atau situasi yang mendobrak dan mengubah cara berpikir serta perilaku atau singkatnya sebuah revolusi dalam transformasi digital.

Selain mendorong Telkom dan Telkomsel sebagai aggregator konten lokal, Erick juga menginginkan Telkom dan Telkomsel tetap berfokus pada bisnis intinya dalam sektor telekomunikasi, terlebih lagi dalam upaya mendorong pemanfaatan jaringan Internet 5G bagi para pelaku ekonomi Tanah Air termasuk pelaku ekonomi kreatif.

Dalam posisi ini, Abdee Slank sebagai salah satu pelaku ekonomi kreatif juga diharapkan mendorong pemanfaatan jaringan 5G Telkom dan Telkomsel bagi perkembangan industri ekonomi kreatif terutama dalam membangkitkan industri tersebut yang sebelumnya terhantam pandemi Covid-19.

Saran dan masukan Abdee sebagai pelaku ekonomi kreatif terkait pemanfaatan jaringan 5G bagi kemajuan industri ekonomi kreatif sangat penting dalam menentukan ke arah mana sektor ekonomi kreatif Indonesia akan berjalan.

Dapat disimpulkan bahwa pemilihan Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slank sebagai komisaris independen sangat krusial dan tepat dalam situasi dan konteks yang telah dijabarkan sebelumnya.

Pertama sebagai sosok yang pernah ikut mendirikan situs berkategori aggregator konten digital, Abdee memiliki pengalaman yang tentu dirinya diharapkan bisa memberikan saran masukan kepada Telkom agar mampu menjadi aggregator konten lokal sesuai arahan strategi Menteri BUMN Erick Thohir.

Kedua sebagai salah satu pelaku ekonomi kreatif Indonesia, Abdee juga bisa mendorong pemanfaatan jaringan 5G yang telah masuk ke Indonesia bagi kemaslahatan semua pihak, baik itu pelaku ekonomi kreatif maupun masyarakat Indonesia. (wib)

Tags: Abdee SlankEkonomi KreatifTelkom Indonesia

Berita Terkait.

Campak Masih Mematikan, DPR: Penurunan 95 Persen Itu Bukan Berarti Aman
Nasional

Campak Masih Mematikan, DPR: Penurunan 95 Persen Itu Bukan Berarti Aman

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:16
Dukung Instruksi Presiden, KAI Inventarisasi Permukiman Warga di Jalur Rel 
Nasional

Dukung Instruksi Presiden, KAI Inventarisasi Permukiman Warga di Jalur Rel 

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:04
Mendag: Perang Global Berkepanjangan Potensi Menekan Ekspor 
Nasional

Mendag: Perang Global Berkepanjangan Potensi Menekan Ekspor 

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:31
Wapres
Nasional

Kunjungan Mendadak Gibran di PCNU Karanganyar, Bahas Haji hingga Geopolitik Global

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:29
Narkotika
Nasional

Bea Cukai – Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 13 Kg Sabu di Pelabuhan Roro Air Putih

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:19
Kontainer
Nasional

Aturan Baru Resmi Berlaku 1 April 2026, Begini Mekanisme Pengelolaan Barang di Kawasan Pabean

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:28

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1222 shares
    Share 489 Tweet 306
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    734 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.