• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pangan Lokal Petani Masuk di Perhotelan Berbintang Yogyakarta

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 29 Mei 2021 - 10:32
in Ekonomi
indoposco

Pelatihan ke petugas perhotelan Accor Grup di Yogyakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Hanara Clinic, jasa kesehatan pangan lokal terus bergerak mengenalkan manfaat dan khasiat pangan lokal sebagai menu andalan bagi perhotelan. Setelah menginisiasi kerja sama antara Kementerian Pertanian dengan Hotel Accor Group beberapa hari lalu di Bandung, kini Kementan menyasar Hotel Accor Group di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menjadikan pangan lokal sebagai menu andalan.

Kegiatan ini diawali dengan edukasi pentingnya pangan lokal dengan pelatihan ke petugas perhotelan Accor Grup di Yogyakarta. Selain petugas hotel Accor Grup juga acara ini diikuti oleh petugas Dinas Pertanian Propinsi seluruh Imdonesia.

BacaJuga:

PP 20/2026 Beri Kepastian Baru, UMKM Bisa Nikmati Tarif 0,5 Persen Secara Berkelanjutan

Langkah Awal Ekspansi Global: Pegadaian Timor Leste Catatkan Kinerja Gemilang

Bea Cukai Turun Langsung Dampingi Pelaku Usaha Perkuat Daya Saing Industri

Direktur Aneka Kacang dan Umbi, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Amiruddin Pohan mengatakan upaya Kementan dalam mewujudkan ketahanan pangan tidak hanya dengan memacu produksi melalui perluasan areal tanam dan produktivitas. Akan tetapi, ketahanan pangan juga diikuti dengan meningkatkan nilai tambah dan perluasan pasar pangan khususnya pangan lokal untuk kebutuhan makanan pengganti beras dan stamina tubuh atau kesehatan.

“Daerah Yogyakarta dikenal penghasil pangan lokal yang beragam dan kualitasnya bagus. Jika selama ini hanya dikonsumsi masyarakat, tapi mulai sekarang pangan lokal menjadi menu andalan di hotel. Dengan begitu, pangan lokal terangkat nilainya dan petani mendapat penghasilan yang lebih menguntungkan. Produksinya kita terus bantu petani sehingga stoknya selalu tersedia,” kata dia, pada acara Edukasi Manfaat Pangan Lokal Bagi Kesehatan bersama Hotel Accor Group di Yogyakarta, Jumat (28/5/2021).

Amiruddin menjelaskan, program nyata mengangkat nilai pangan lokal ini menunjukkan Kementan saat ini tidak hanya fokus meningkatkan produksi komoditas utama, tapi juga terus meningkatkan produksi pangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Hal ini merupakan salah satu implementasi nyata pemerintah dalam menghidupkan perekonomian nasional melalui cinta dan bangga konsumsi pangan lokal.

“Pangan lokal kita seperti singkong, ubi, kacang-kacangan, pisang, jagung, dan lainnya begitu melimpah, apalagi di daerah Yogyakarta dikenal sebagai sentra produksi pangan lokal. Adanya kerja sama dengan hotel ini, pangan lokal menjadi bernilai tinggi, petani mendapat pendapatan lebih dan petani sejahtera tentunya,” terangnya.

Lebih lanjut Amiruddin menyebutkan, pangan lokal tidak hanya bentuk segar tapi juga olahan seperti tepung mocaf, minuman bandrek, bajigur, sekoteng dan lainnya. Apalagi dengan gandeng teknik Hanara, olahan pangan lokal menjadi sesuatu yang beda.

“Sebab tidak hanya bikin kenyang, tapi juga untuk stamina tubuh, membuat siapapun yang mengkonsumsinya selalu bahagia dan  kesehatanya selalu terjaga secara berkelanjutan. Jadi yang kita jual adalah nilai manfaatnya,” pintanya.

Edi, peserta dari Dinas Pertanian Kalimantan Selatan menuturkan dengan mengikuti pelatihan merasakan hasil langsung yakni semakin yakin produk pangan lokal Indonesia layak dikembangkan ke seluruh dunia.

“Saya senang sekali ikut pelatihan tadi merasa lebih bugar dengan konsumsi pangan lokal, ini harus kita gaungkan ke semua daerah. Bahwa pangan lokal kita mampu bersaing,” ujarnya.

Hal sama juga diungkapkan Anita dari Dinas Pertanian Yogyakarta bahwa pelatihan hanara dengan pangan lokal terbukti mampu memberikan efek semangat yang luar biasa.

“Saya percaya bahwa kandungan pangan lokal luar biasa untuk digali potensinya,” katanya.

Pelatihan yang juga diikuti pihak hotel accor terbukti mampu memberi tambahan spirit. Seperti diungkapkan Jasmiati dari mercure Yogyakarta bahwa dengan pelatihan berbasis pangan lokal ia yakin bisa mendorong kinerja perhotelan.

“Apalagi kami kan butuh stamina kuat dan cepat, ini sangat cocok sekali, luar biasa sekali manfaat pangan lokal kita,” ucapnya.

Terpisah Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan, gerakan konsumsi pangan lokal merupakan keinginan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk dikenalkan ke mancanegara. Hal ini guna mengangkat produksi dan nilai tambah pangan lokal sehingga diperoleh peningkatan kesejahteraan petani dan kedepanya dapat mengangkat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Salah satu caranya ya seperti dengan kerjasama hotel Accor. Kita arahkan untuk memasok pangan kita sebagai menu andalan nantinya pasti customer akan peroleh manfaat lebih,terutama  dari sisi kesehatan,” ujarnya. (arm)

Tags: hotelKementanpanganyogyakarta

Berita Terkait.

Pakai Rompi Pink, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung
Ekonomi

PP 20/2026 Beri Kepastian Baru, UMKM Bisa Nikmati Tarif 0,5 Persen Secara Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:04
Langkah Awal Ekspansi Global: Pegadaian Timor Leste Catatkan Kinerja Gemilang
Ekonomi

Langkah Awal Ekspansi Global: Pegadaian Timor Leste Catatkan Kinerja Gemilang

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:13
Kunjungan-Kerja
Ekonomi

Bea Cukai Turun Langsung Dampingi Pelaku Usaha Perkuat Daya Saing Industri

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:46
Ekspor
Ekonomi

Kopi Robusta Kerinci Tembus Pasar Mesir, Dorong Peluang Ekspor Produk Lokal Jambi

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:25
Beras
Ekonomi

Harga Beras Bergerak Tipis, Inflasi Mei Tunjukkan Tren Positif

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:05
Menpar-RI
Ekonomi

Pariwisata Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Dinamika Global Masyarakat Harus Nikmati Dampak Nyata

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:04

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3520 shares
    Share 1408 Tweet 880
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.