• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IHSG Ditutup Menguat Dipimpin Sektor Perindustrian

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 27 Mei 2021 - 17:25
in Ekonomi
indoposco

Ilustrasi. Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Antara/Sigid Kurniawan/wsj

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat, dipimpin oleh kenaikan sektor perindustrian.

IHSG ditutup menguat 26 poin atau 0,45 persen ke posisi 5.841,83. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 1,19 poin atau 0,14 persen ke posisi 863,75.

BacaJuga:

Ekspor Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah: Tahan Guncangan atau Tertekan?

PHE dan Pertamina Drilling Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Rig PDSI#40.3

Eni Kucurkan Investasi Rp200 Triliun, Proyek Gas Raksasa Kaltim Siap Produksi 2028

“Sektor industri dasar, aneka industri, perkebunan, infrastruktur, manufaktur, pertambangan, bergerak positif dan mendominasi penguatan IHSG kali ini,” kata Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardhiastama di Jakarta, Kamis (27/5).

Pasar saham Asia sendiri mayoritas melemah di tengah kekhawatiran bank sentral yang saat ini tengah mempertimbangkan pengurangan stimulus. Semalam Wakil Ketua Pengawas bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) Randal Quarles menyarankan pada tahap tertentu akan menjadi tahap penting bagi The Fed untuk membahas rencana pengetatan program pembelian asetnya.

“Investor terus mencermati bagaimana tekanan pada harga akan berdampak pada pandangan dovish Fed saat ini, dan bahkan jika pembuat kebijakan memperkirakan inflasi saat ini akan bersifat sementara dan bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga untuk sementara waktu,” ujar Okie, seperti dikutip Antara.

Dari dalam negeri, realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga 21 Mei 2021 sebesar Rp183,98 triliun atau sebesar 26,3 persen dari total pagu anggaran Rp699 triliun. Menurut Okie, masih rendahnya serapan dari stimulus fiskal tersebut menjadi penekan utama pergerakan IHSG saat ini.

Penyebaran kasus baru Covid-19 di dalam negeri yang kembali masif juga mendapat perhatian pelaku pasar saat ini.

“Kami melihat penanganan pandemi, realisasi anggaran PEN serta progres dari pemulihan ekonomi dalam negeri menjadi perhatian utama pelaku pasar,” kata Okie.

Dibuka menguat, IHSG relatif nyaman terus berada di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor terkoreksi dengan sektor keuangan paling dalam yaitu minus 0,6 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor properti & real estat masing-masing minus 0,3 persen dan minus 0,2 persen.

Sedangkan tujuh sektor meningkat dengan sektor perindustrian naik paling tinggi yaitu 1,92 persen, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor infrastruktur masing-masing 1,81 persen dan 1,56 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp85,31 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.200.243 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,34 miliar lembar saham senilai Rp22,9 triliun. Sebanyak 294 saham naik, 209 saham menurun, dan 138 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 93,18 poin atau 0,33 persen ke 28.549,01, Indeks Hang Seng turun 52,81 poin atau 0,18 persen ke 29.113,2, dan Indeks Straits Times meningkat 17,62 poin atau 0,56 persen ke 3.163,71. (arm)

Tags: beiihsg

Berita Terkait.

ekspor
Ekonomi

Ekspor Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah: Tahan Guncangan atau Tertekan?

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:02
Jajaran-manajemen-PHE
Ekonomi

PHE dan Pertamina Drilling Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Rig PDSI#40.3

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:02
Bahlil
Ekonomi

Eni Kucurkan Investasi Rp200 Triliun, Proyek Gas Raksasa Kaltim Siap Produksi 2028

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:21
Petugas
Ekonomi

Danantara Perluas DPT PSEL, Bidik Teknologi Global untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:50
Perwira-PEP
Ekonomi

Inovasi USAT PEP Rantau Tekan Loss Produksi, Tambah Pendapatan hingga Miliaran Rupiah

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:19
Perwira-PDC
Ekonomi

Dedikasi Tanpa Libur, PDC Pastikan Kebutuhan Energi Tetap Terpenuhi di Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:48

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2550 shares
    Share 1020 Tweet 638
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    812 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    706 shares
    Share 282 Tweet 177
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.