INDOPOSCO.ID – Kementerian Kominfo (Kemkominfo) menyebut ada kemiripan data yang bocor dengan data Badan Pengelola Jaminan Kesehatan (BPJS) dari strukturnya. Pernyataan tersebut diungkapkan Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika), Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan melalui daring, Sabtu (22/5/2021).
Menurut Semuel, Kemkominfo telah memanggil BPJS Kesehatan terkait kebocoran data tersebut. Namun, hingga saat ini mereka tengah melakukan investigasi.
“Jadi kami memberikan ruang kepada mereka (BPJS Kesehatan) untuk melakukan investigasi,” katanya.
Ia menegaskan, BPJS Kesehatan harus segera mengumumkan kepada publik terkait penyebab kebocoran data tersebut. apalagi, menurutnya, BPJS Keshatan belum bisa mengkonfirmasi terkait kebocoran data tersebut.
“BPJS Kesehatan harus segera mengumumkan kepada publik dari hasil investigasi,” ungkapnya.
Dengan kebocoran data tersebut, menurutnya, BPJS Kesehatan telah melakukan mitigasi, agar tidak terjadi kebocoran data yang lebih jauh lagi. Dengan menutup semua celah-celah yang berpotensi bisa terjadi kebocoran lagi.
“Kami butuh waktu untuk klarifikasi yang jelas dari BPJS Kesehatan. Mungkin dalam waktu dekat ini,” ucapnya. (nas)





















