• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

BPOM Rejang Lebong Temukan Ribuan Produk Makanan Bermasalah

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 11 Mei 2021 - 00:33
in Nusantara
indoposco

Jumpa pers yang dilaksanakan Loka BPOM Rejang Lebong, di Pemkab Rejang Lebong, Senin (10/5/2021). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Rejang Lebong yang membawahi tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu, menemukan peredaran ribuan produk pangan olahan bermasalah lantaran tidak memenuhi ketentuan (TMK).

Kepala Loka POM Rejang Lebong Sasra mengatakan temuan ribuan produk pangan olahan TMK tersebut setelah pihaknya melakukan intensifikasi pengawasan pangan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 1442 Hijriah, baik di dalam wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Kabupaten Lebong.

BacaJuga:

Menteri Nusron Apresiasi Langkah UAS Beralih ke Sertifikat Elektronik demi Keamanan dan Kemudahan Masa Depan

Sinergi Bea Cukai dan Polresta Tanjungpinang Bongkar 3,4 Kg Narkotika dari Dua Lokasi

Cleo Tanam 2.500 Mangrove di Surabaya, Perkuat Komitmen “Langkah Murni untuk Bumi

“Total temuan selama pelaksanaan intensifikasi pengawasan Loka POM Rejang Lebong pada bulan Ramadan dan mendekati Lebaran dalam tiga kabupaten sebanyak 115 jenis dengan jumlah sebanyak 1.311 pieces,” kata dia.

Ia mengatakan, bahan pangan yang bermasalah ini lantaran peredarannya tanpa izin edar (TIE), kedaluwarsa, dan rusak. Kerusakan pada kemasan ditandai dengan kemasan yang penyok, kaleng berkarat, terdapat lubang, dan lain-lain.

Total temuan bahan pangan yang bermasalah itu, kata dia, di antaranya produk rusak 23 jenis dengan total 66 pieces atau potong. Kemudian barang kedaluwarsa 73 jenis dengan jumlah potong sebanyak 470, selanjutnya tanpa izin edar atau TIE ada 18 jenis dengan jumlah sebanyak 775 potong.

Dia menambahkan, temuan bahan pangan yang bermasalah ini selanjutnya sebanyak 50 jenis, dengan 744 potong dilakukan pemusnahan, dan sebanyak 64 jenis barang dengan jumlah 567 potong dikembalikan ke penyalur.

Penemuan barang-barang yang dapat membahayakan orang yang mengonsumsinya , setelah pihaknya melakukan intensifikasi pengawasan pangan dengan sasaran sarana distribusi pangan berupa importir, distributor, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional, maupun pembuat hingga penjual parsel.

Pengawasan pangan ini juga mereka lakukan terhadap pangan berbuka puasa (takjil) yang banyak dijual saat bulan Ramadan dengan melakukan pengambilan sampel produk pangan jajanan untuk berbuka puasa atau takjil, kemudian dilakukan uji cepat dengan menggunakan mobil laboratorium keliling.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Rejang Lebong Zulkarnain mengatakan adanya temuan bahan makanan dan minuman yang tidak layak jual ini harus diwaspadai konsumen di daerah itu, dengan cara meneliti terlebih dahulu bahan-bahan yang akan dibeli. (wib)

Tags: bpomMakanan Berbahaya

Berita Terkait.

nusron
Nusantara

Menteri Nusron Apresiasi Langkah UAS Beralih ke Sertifikat Elektronik demi Keamanan dan Kemudahan Masa Depan

Kamis, 23 April 2026 - 19:09
bc3
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polresta Tanjungpinang Bongkar 3,4 Kg Narkotika dari Dua Lokasi

Kamis, 23 April 2026 - 16:06
Cleo Tanam 2.500 Mangrove di Surabaya, Perkuat Komitmen “Langkah Murni untuk Bumi
Nusantara

Cleo Tanam 2.500 Mangrove di Surabaya, Perkuat Komitmen “Langkah Murni untuk Bumi

Kamis, 23 April 2026 - 13:15
Kementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa ke Ghana
Nusantara

Kementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa ke Ghana

Kamis, 23 April 2026 - 12:45
Aksi Hari Bumi Pertamina EP Sentuh Penghijauan dan Pengurangan Plastik
Nusantara

Aksi Hari Bumi Pertamina EP Sentuh Penghijauan dan Pengurangan Plastik

Kamis, 23 April 2026 - 11:31
Gempa Bumi Getarkan Buleleng dan Tabanan di Bali, Pusat Episenter 13 Km dari Kota
Nusantara

Gempa Bumi Getarkan Buleleng dan Tabanan di Bali, Pusat Episenter 13 Km dari Kota

Kamis, 23 April 2026 - 11:20

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1319 shares
    Share 528 Tweet 330
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.