• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pendapatan Pelaku Transportasi di Jember Merosot 80 Persen

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 7 Mei 2021 - 15:37
in Nusantara
indoposco

Ilustrasi seorang calon penumpang melintas di depan loket penjualan tiket bis antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Bis Pakupatan, Serang, Banten, Sabtu (27/3/2021). Foto : Antara/Asep Fathulrahman/hp.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 sangat berimbas pada pendapatan bagi pelaku transportasi. Tak tanggung-tanggung, pendapatan pelaku transportasi turun hingga 70 sampai 80 persen.

Hal ini terungkap dari reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim), Hari Putri Lestari saat serap aspirasi, Jumat (7/5/2021).

BacaJuga:

PHR Bangun Ekosistem Inklusi, Ruang Setara Jadi Awal Kemandirian Penyandang Disabilitas

Gempa Bumi Guncang Wilayah Jember di Jawa Timur, Pusat Episenter di Darat

Batik Sekar Rinambat Curi Perhatian di Wastra Batik Festival 2026, Bukti UMKM Binaan PEPC Makin Berdaya Saing

Anggota DPRD Jatim daerah pemilihan V (Jember-Lumajang), Hari Putri Lestari mengatakan, dalam jaring aspirasi dengan Paguyuban Insan Transportasi (Pintar), buruh, aktivis perempuan, dan seniman ada beberapa keluhan yang disampaikan masyarakat. Salah satunya adalah turunnya pendapatan pelaku transportasi.

Pendapatan pelaku transportasi turun hingga 70-80 persen karena sekolah, kampus libur, dan pekerja ada di rumahkan atau di PHK. Dengan penghasilan mereka maksimal 30 persen.

“Sebelum pandemi saja kebijakan Bupati sebelumnya itu merugikan mereka apalagi adanya pandemi,” katanya.

Kehadiran transportasi online juga memukul pelaku transportasi konvensional. Meski demikian, transportasi konvensional (beca, ojek, angkot) harus ada karena keberadaannya tetap dibutuhkan.

“Transportasi online tetap perlu, tapi konvensional juga perlu. Maka kepala daerah harus memberi ruang kebijakan yang berkeadilan transportasi online dan konvensional,” terang Hari Putri dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Dia berharap jumlah kasus Covid-19 tidak naik pascaperayaan Idul Fitri nanti. Masyarakat harus belajar dari kasus lonjakan pandemi Covid 19 di India Dengan begitu hari lebaran harus bisa protokol kesehatan, agar sekolah tatap muka tahun ajaran baru yang direncanakan tahun ajaran ini sudah bisa berjalan dan perekonomian bisa segera pulih.

Selain transportasi, masyarakat juga mengeluhkan soal Program Indonesia Pintar (PIP). Mengingat selama ini mayoritas yang mendapat PIP adalah sekolah negeri. Maka  harapannya yang sekolah swasta dan madrasah bisa tersentuh PIP.

Sementara persoalan lain yang belum disampaikan, perempuan yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim itu memberi kesempatan mengisi form yang disediakan. Nantinya akan direkap, dan akan diketahui masalah dan usulan usulan dan selanjutnya disampaikan ke dinas/organisasi perangkat daerah mitra komisi E yang terkait. Atau ke komisi yang membidangi melalui fraksi PDI Perjuangan.

Dari dialog reses juga, disampaikan sosialisasi tujuan Undang-Undang Cipta Kerja no 11 tahun 2020 untuk mendorong Penciptaan Lapangan Pekerjaan. karena banyak penggaguran dan tiap tahun pasti bertambah, Memudahkan Pembukaan Usaha Baru Mendukung Pemberantasan Korupsi

Hari Putri mendorong yang hadir adalah perwakilan para aktivis diharapkan pro aktif membantu masyarakat yang tidak mampu atau miskin yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk didata di balai desa atau kelurahan dan dinas sosial. Diantaranya tentang Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan lain-lain. Karena masih ada kepala desa atau kelurahan dan dinas terkait di kota/kabupaten yang masih kurang teliti saat pendataan. (son)

Tags: DPRD JatimHari Putri Lestarijemberpelaku transportasi

Berita Terkait.

PHR-Disabilitas
Nusantara

PHR Bangun Ekosistem Inklusi, Ruang Setara Jadi Awal Kemandirian Penyandang Disabilitas

Senin, 29 Juni 2026 - 18:01
Gempa-Jember
Nusantara

Gempa Bumi Guncang Wilayah Jember di Jawa Timur, Pusat Episenter di Darat

Senin, 29 Juni 2026 - 08:29
Batik
Nusantara

Batik Sekar Rinambat Curi Perhatian di Wastra Batik Festival 2026, Bukti UMKM Binaan PEPC Makin Berdaya Saing

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:04
Gempa-Lampung
Nusantara

Jelang Subuh, Bandar Lampung Dihantam Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,9

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:17
ntb
Nusantara

Krisis Air Meluas, Kemarau Bikin Ribuan Warga di Jateng dan NTB Menjerit

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:19
Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan
Nusantara

Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:14

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1726 shares
    Share 690 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1694 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1636 shares
    Share 654 Tweet 409
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang
Olahraga

Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Editor Folber Siallagan
Senin, 29 Juni 2026 - 22:11

INDOPOSCO.ID - Timnas Brasil akan ditantang Timnas Jepang dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel sengit perebutan tiket ke...

SelengkapnyaDetails
Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 17:35
Selebrasi

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Senin, 29 Juni 2026 - 10:41
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.