• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Targetkan Efisiensi Distribusi dan Harga Lewat Sentra Jagung Baru

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 20 April 2021 - 22:23
in Nasional
Ilustrasi. Foto: Ist

Ilustrasi. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan kualitas jagung secara merata sesuai standar mutu pembuatan pakan ternak. Tidak hanya itu, saat ini juga perlu dilakukan pengembangan sentra-sentra jagung baru sebagai langkah nyata dalam menjaga efisiensi distribusi sekaligus harga jagung.

Kepala Subdirektorat Mutu dan Standardisasi, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Muhammad Gazali mengatakan waktu produksi dan sentra produksi saat ini masih terpusat pada beberapa daerah di antaranya, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Pulau Jawa, Sulawesi Selatan, Gorontalo, serta Nusa Tenggara Barat.

BacaJuga:

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

“Adapun puncak panen berada pada periode Februari-Maret. Artinya di luar daripada sentra ini kita bisa asumsikan di waktu tertentu mungkin kesulitan terkait harga itu mungkin bisa terjadi,” ucap Gazali dalam paparannya dalam webinar Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi, Selasa (20/4/2021).

Gazali menambahkan puncak panen terjadi pada periode Februari – Maret dengan produksi kurang lebih 30 persen dari total target produksi tahunan. Melihat hal tersebut, pengembangan sentra jagung baru dinilai menjadi satu-satunya cara agar ada manajamen stok dan distribusi yang lebih memadai. Pasalnya, kebutuhan jagung terus sepanjang tahun.

“Sentra-sentra baru ini kita buat untuk membuat pergeseran antar wilayah dan produksi tersebut. Sekarang kurang lebih 60 persen dari produksi jagung itu ada di Pulau Jawa selebihnya di luar Jawa,” terangnya.

Gazali mengatakan dengan adanya pengembangan sentra jagung baru ini diharapkan dapat memotong rantai distribusi sehingga dapat menghemat waktu dan harga termasuk dalam produksi pakan ternak. Tidak hanya itu, Kementan juga saat ini memperbanyak memberian alat mesin pertanian seperti penggering untuk mencegah penurunan kualitas panen jagung utamanya saat musim hujan tiba.

“Kita berupaya terus meningkatkan produksi jagung dengan mengupayakan manajemen yang baik. Tidak hanya itu, berbagai insentif bagi petani juga ada untuk mendorong penanaman,”katanya.

Asisten Deputi Pangan Kementerian Koordinator Perekonomian, Muhammad Saifulloh mengatakan saat ini pemerintah melalui Bulog perlu melakukan mekanisme guna menyerap cadangan jagung di petani sehingga rawan permasalahan harga jagung dapat dioptimalkan.

“Tidak hanya beras, diharapkan Bulog juga menyerap stok jagung yang melimpah pada musim panen. Hal ini juga sebagai upaya stabilisasi harga sehingga tidak menimbulkan lonjakan harga saat pasokan berlebih sebaliknya harga turun saat pasokan turun,”kata Saifulloh.

Saifulloh mengatakan beberapa kebijakan pengembangan jagung juga perlu memperhatikan beberapa hal di antaranya perlunya dilakukan pola tanam untuk menjamin stabilitas pasokan jagung, memperhatikan kondisi produksi dan tata niaga jagung yang bervariasi disetiap daerah.

“Sinergi dengan asosiasi petani/berbasis jagung perlu dilakukan untuk mendorong peningkatan produksi dan produktivitas jagung dan akan lebih optimal jika tersedia harga acuan yang bersifat multi kualitas dan multi lokasi,” tutup Saifulloh. (wib)

Tags: KementanSentra Jagung

Berita Terkait.

Nasional

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:47
Korban Calon Manajer KDMP Bertambah, DPD RI Minta Program Dihentikan
Nasional

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:02
Presiden-RI
Nasional

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:44
pnm
Nasional

Biaya Jadi Penghalang, PNM Ulurkan Beasiswa untuk 1.590 Anak dari Keluarga Prasejahtera

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:07
Kemenag
Nasional

Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:09
judol
Nasional

DPR Desak Penindakan Lebih Tegas, Judi Online Disebut ‘Hilang Sepuluh, Tumbuh Seratus’

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1725 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1692 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1015 shares
    Share 406 Tweet 254
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!
Olahraga

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Editor Juni Armanto
Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51

INDOPOSCO.ID – Babak gugur Piala Dunia (PD) 2026 resmi bergulir setelah seluruh rangkaian pertandingan fase grup berakhir. Sebanyak 32 tim...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.