• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

India Khawatir dengan Rencana Penarikan Pasukan Amerika di Afghanistan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 15 April 2021 - 20:38
in Internasional
indoposco

Militer India mengisi perbekalan pada sebuah helikopter militer di pangkalan udara depan di Leh, daerah Ladakh, Selasa (15/9/2020). (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – India prihatin tentang kekosongan yang berkembang di Afghanistan, menyusul usulan penarikan pasukan Amerika Serikat dan NATO dari negara itu. Mereka khawatir para pengganggu akan menciptakan kekacauan di sana.

Kepala Staf Pertahanan India, Jenderal Bipin Rawat menyatakan kekhawatiran tentang “para pengganggu” akan masuk ke ruang yang diciptakan akibat penarikan pasukan asing dari Afghanistan. Dia menolak menyebutkan negara mana yang ia maksud.

BacaJuga:

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

“Kekhawatiran kami adalah bahwa kekosongan yang akan diciptakan oleh penarikan pasukan Amerika Serikat dan NATO seharusnya tidak menciptakan ruang bagi para pengganggu,” kata Rawat seperti dikutip Antara, Kamis (15/4/2021).

Kekhawatiran besar India adalah bahwa ketidakstabilan di Afghanistan dapat meluas ke wilayah berpenduduk mayoritas Muslim di Kashmir, tempat India memerangi militan selama tiga dekade.
India juga prihatin bahwa saingan berat Pakistan akan mendapatkan pengaruh yang lebih besar di Afghanistan karena hubungannya yang lama dengan kelompok Taliban, yang diperkirakan akan memainkan peran dominan setelah hengkangnya pasukan AS. “Ada banyak orang yang mencari kesempatan untuk masuk ke ruang yang sedang dibuat,” kata Rawat.

India menginvestasikan 3 miliar dollar AS (sekitar Rp43,86 triliun) di Afghanistan untuk pembangunan jalan raya, pembangkit listrik, dan bahkan membangun parlemennya menyusul penggulingan Taliban pada 2001.

Rawat mengatakan India akan dengan senang hati memberikan lebih banyak dukungan ke Afghanistan selama perdamaian dapat dipulihkan.

Presiden Joe Biden pada Rabu (14/4) mengumumkan rencana penarikan pasukan AS dari Afghanistan mulai 1 Mei untuk mengakhiri perang terpanjang Amerika. Menolak seruan agar pasukan AS tetap tinggal untuk memastikan resolusi damai untuk menyelesaikan konflik internal negara itu. Biden menyebut bahwa tujuan AS di Afghanistan menjadi “semakin tidak jelas” selama dekade terakhir. (wib)

Tags: afghanistanAmerika SerikatIndia

Berita Terkait.

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05
Trump
Internasional

Trump Klaim Mojtaba Khamenei Setujui Kesepakatan Damai dengan AS

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:33
Rudal
Internasional

Timur Tengah Memanas, AS dan Iran Saling Serang 2 Malam Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:16

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1521 shares
    Share 608 Tweet 380
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.