INDOPOSCO.ID – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Sidoarjo diminta untuk menjadi bagian penting dari keberhasilan pemerintah Kabupaten Sidoarjo, utamanya dalam mengawal program Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.
“Kalau Pak Bupati nanti mengawal betul implementasi SDGs Desa dengan mengawal Dana Desa dengan dibantu Ansor sampai pada tingkat desa, saya yakin nggak usah nunggu 5 tahun, nggak usah nunggu 4 tahun, 3 tahun saja Pak Bupati, kalau diarahkan betul maka akan terjadi penurunan kemiskinan yang luar biasa di kabupaten Sidoarjo,” kata Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, dalam acara pemberian penghargaan kepada delapan Pemuda Penggerak Desa di Kabupaten Sidoarjo, Jumat (2/4/2021).
“Dan itu pasti akan terwujud kalau Ansor dilibatkan dan terlibat secara aktif. Oleh karena itu, saya berharap sahabat-sahabat Ansor yang luar biasa betul-betul menjadi bagian penting dari keberhasilan Kabupaten Sidoarjo,” sambung Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Yogyakarta ini.
Untuk di daerah-daerah lain, Abdul Halim memberikan ruang seluas-luasnya kepada Bupati untuk untuk berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan di daerahnya masing-masing.
“Sidoarjo itu Ansor memang strategis sekali, bisa saja di daerah lain kolaborasi dengan Karang Taruna atau apa terserah, kita berikan ruang seluas-luasnya. Tetapi bahwa keterlibatan pemuda di dalam percepatan pembangunan desa memang sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Dalam acara itu, Mendes PDTT didampingi Lilik Umi Nasriyah dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali. Penghargaan tersebut diberikan pada saat pelantikan Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Sidoarjo yang bertema “Pemuda Masa Depan Desa, Desa Maju Bangsa Sejahtera”.
Delapan pemuda yang menerima penghargaan Pemuda Penggerak Desa di Kabupaten Sidorjo tersebut yakni: M. Hasanuddin, pemuda penggerak desa tanggap budaya, Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian. Muhammad Zamroni, pemuda penggerak desa peduli pendidikan, Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran. M. Ghofirin, pemuda penggerak desa perubahan iklim, Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati. Nur Amiril, pemuda penggerak desa tumbuh ekonomi merata, Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi.
Kemudian, Musrianto, pemuda penggerak desa berjejaring dan pokdardarwis Desa Kendungpandan, Kecamatan Jabon. Fachruddin Arrozi, pemuda penggerak desa peduli lingkungan Desa Tambak Rejo, Kecamatan Waru. Agus Triana, pemuda penggerak desa ramah perempuan, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian dan Achmad Wahyudi, pemuda penggerak desa peduli kesehatan, Desa Kedungsumur, Kecamatan Krembung. (arm)










