INDOPOSCO.ID – Beberapa pedagang di Pasar Baru, Kota Bekasi keluhkan harga daging sapi dari rumah potong hewan (RPH) terus alami kenaikan. Akibatnya, sejak enam bulan ini terjadi penurunan omzet pedagang hingga 50 persen.
Salah satunya, Iswandi (40), pedagang daging sapi di Pasar Baru Bekasi mengatakan, saat ini tidak dapat banyak berbuat saat harga membeli daging RPH mengalami kenaikan.
“Omset turun 50 persen, karena saya tidak bisa ikuti kenaikan juga, jika dinaikin Rp10 ribu saja, tidak ada yang membeli,” katanya, dalam keterangannya, Minggu (4/4/2021).
Dia menjelaskan, harga membeli daging sapi dari RPH sekarang ini ada di kisaran Rp97 ribu sampai Rp100 ribu per kilogram (kg). Harga itu kata dia, jauh dibandingkan harga normalnya yakni Rp85 ribu per kg.
Bila dihitung, omset pejualan pasti turun karena harus tutupi modal membeli barang dari RPH. Apalagi barang dari RPH dihitung bukan daging utuh, melainkan dalam bentuk karkas atau daging bertulang.
“Cukup tekor (rugi), saya membeli paha (dari RPH) contoh harga umumnya Rp85 ribu per kg, saat ini saya belinya saja Rp97 ribu, dipasarkan Rp120 ribu per kg,” katanya.
Keadaan ini kata Iswandi, telah berjalan sejak Oktober 2020 lalu. Maka dari itu, dia mengaku telah alami penurunan omset nyaris setengah tahun akhir. “Semenjak Oktober 2020. Hampir setengah tahun, yang sempat pernah demonstrasi itu (berhenti dagang), tetapi tidak berngaruh justru terus naik,” jelasnya. (arm)










