• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Siswa Jurusan Kuliner SMK PGRI 2 Kudus Dilatih Soft Skills Sesuai Kebutuhan Industri

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 1 April 2021 - 03:41
in Nusantara
indoposco

Para siswa jurusan kuliner SMK PGRI 2 Kudus sedang melakukan praktek langsung

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia sangat kaya dengan budaya dan keberagaman cita rasa kuliner. Bahkan sejumlah kuliner khas Nusantara sudah dikenal dan tersebar ke berbagai negara. Tak heran jika karir di bidang indutri kuliner kini semakin populer dan banyak diminati oleh anak muda. Dunia masak-memasak juga jadi lebih glamor dan semakin cepat berkembang.

Salah satu “pabrik” yang diharapkan mampu melahirkan juru masak handal adalah Jurusan Tata Boga atau Kuliner di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 2 Kudus. Siswa di sekolah binaan Djarum Foundation ini tidak hanya diajarkan memasak, tapi juga dilatih untuk memiliki keterampilan lunak (soft skills) yang sesuai dengan kebutuhan industri kuliner.

BacaJuga:

Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

Bea Cukai Banjarmasin Gagalkan Penyelundupan 3 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Trisakti

Listrik dan Sinyal Hampir 100 Persen, Flores Kembali Bangkit

Mereka tidak hanya belajar di ruang kelas, dapur restoran juga menjadi tempat belajar mempraktekkan ilmu memasak, membuat kue, meracik minuman, dan berbagai hidangan spesial.

“Para siswa tidak hanya belajar memasak, tapi mereka juga diasah agar memiliki tingkat kreativitas yang tinggi, penampilan yang baik, serta berpikir kritis dan berkomunikasi dengan baik dengan rekan kerja dan para pelanggan,” ujar Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Galuh Paskamagma.

Ditambahkan, hal tersebut sesuai dengan kriteria yang diharapkan oleh industri kuliner untuk para lulusan pendidikan vokasi. Mereka yang memiliki kompetensi khusus akan lebih banyak dicari dan berpotensi memiliki pendapatan lebih baik.

Seluruh pengetahuan dan kemampuan memasak serta ditunjang soft skills yang tinggi para siswa Jurusan Kuliner SMK PGRI 2 Kudus dipraktekkan di restoran Jiva Bestari yang merupakan “bengkel” jurusan kuliner di sekolah ini. Sajian utamanya adalah masakan tradisional Indonesia yang diolah dan disajikan dengan konsep fine dining.

Masakan tradisional Indonesia dipilih karena ingin melestarikan warisan leluhur bangsa dan tidak ingin punah dijajah masakan dari luar. Sedangkan fine dining menjadi pilihan karena konsep ini membutuhkan ketrampilan tambahan, khususnya soft skills seperti kreativitas, tingkat ketelitian tinggi, dan penampilan yang baik para pelayannya.

Siswa Jurusan Kuliner SMK PGRI 2 Kudus setelah lulus diharapkan tidak hanya bisa memasak, tapi juga memiliki kemampuan untuk mengkreasikan menu masakan, bekerjasama dalam tim, berkomunikasi secara profesional dengan pelanggan, hingga bersikap gigih dan tangguh dalam bekerja sebagai bekal menjadi tenaga kerja terampil di dunia industri. Tentunya hal tersebut harus disertai dengan kemampuan soft skills yang tinggi.

Seperti dikatakan Chef William W. Wijaya, Chef de Cuisine Paulaner Brauhaus, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Bekal utama seorang pelaku industri kuliner adalah harus memiliki beberapa hal.

“Yang pertama, mereka harus memiliki passion di dunia kuliner. Kedua, harus memiliki positive attitude. Ketiga, harus bisa bekerja dalam situasi apapun,” ujar Chef William.

Di samping itu, kalau memang ingin sukses di dunia kuliner, juga ada hal lain yang harus dimiliki, yakni visioner.

“Pikiran harus satu langkah lebih maju, dalam pengertian tempatkanlah diri mereka dengan pola pikir dan kemampuan di atas posisi yang sebenarnya. Misalnya seorang karyawan biasa harus menempatkan diri sebagai seorang assistant supervisor, demikian juga seorang Assistant Supervisor harus berpikiran dan punya kemampuan seperti seorang supervisor, terus begitu. Jadi bisa memacu dirinya lebih, dengan begitu bisa berkembang lebih cepat di dunia kuliner,” lanjutnya.

Selanjutnya, kata Chef William, seorang calon chef juga harus memiliki target yang jelas, baik target dalam jangka waktu pendek maupun dalam jangka waktu panjang. Supaya mereka lebih giat belajar dan bekerja. Misalnya dalam waktu satu tahun harus mendapatkan promosi, atau dalam waktu lima tahun pasang target harus menjadi seorang manajer outlet.

“Seorang chef juga tidak hanya bisa memasak, tapi juga harus memiliki soft skill, serta bisa berkomunikasi yang baik dengan sesama tim satu departemen atau dengan departemen lain. Selain itu juga harus memiliki conceptual skill, artinya harus selalu punya ide-ide kreatif di bidang kuliner. Karena dunia kuliner selalu berkembang mengikuti perkembangan jaman,” tegas Chef William.

Chef William juga beranggapan bahwa SMK jurusan kuliner sudah cukup bagus sebagai lembaga pendidikan untuk masuk ke dunia perhotelan atau hospitality.

“Mungkin saat ini ada kuliah-kuliah hingga jenjang sarjana perhotelan atau sekolah-sekolah memasak yang hanya satu tahun, tapi sejauh ini saya justru banyak memberikan training atau menerima praktek kerja dari siswa SMK, salah satunya yang dari Kudus. Dan saya lihat mereka bisa berkompetisi di dunia hospitality untuk di Five-star hotel,” ujar Chef William.

Namun demikian, untuk para siswa SMK jurusan kuliner, Chef William berpesan agar mereka harus selalu disiplin, bekerja keras, mau belajar, selalu punya ide kreatif, dan punya kemaun serta target yang jelas.

Tentunya serangkaian kompetensi dan karakter itulah yang senantiasa ditumbuhkan melalui proses belajar di Jurusan Kuliner SMK PGRI 2 agar siap terjun di industri. (ibs)

Tags: Industri Kulinerpendidikan

Berita Terkait.

Dari Tengah Rig, Pertamina Drilling Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Jaga Energi Indonesia
Nusantara

Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:06
Bea Cukai Banjarmasin Gagalkan Penyelundupan 3 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Trisakti
Nusantara

Bea Cukai Banjarmasin Gagalkan Penyelundupan 3 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Trisakti

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:05
listrik
Nusantara

Listrik dan Sinyal Hampir 100 Persen, Flores Kembali Bangkit

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:02
fakfak
Nusantara

HUT ke-81 RI di Bomberay Jadi Momentum Perkuat Gotong Royong Masyarakat dan Tim Ekspedisi Patriot

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:01
Pengibaran-Bendera
Nusantara

Jadi Official Partner Lintangnusa, FIFGROUP Komitmen Hadirkan Dampak Positif Bagi Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:39
pasar
Nusantara

4 Pasar Rusak Terdampak Gempa di NTT, Mendag Pastikan Pasokan Tetap Aman

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:19

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3262 shares
    Share 1305 Tweet 816
  • Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    2300 shares
    Share 920 Tweet 575
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Polisi Blokade Mahasiswa di Thamrin, Ini Lokasi Demo yang Diperbolehkan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3881 shares
    Share 1552 Tweet 970
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.