• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Maverick Vinales dan Yamaha Akan Jaga Momenttum di Sirkuit Losail Qatar

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 1 April 2021 - 12:21
in Olahraga
Pebalap tim Ducati Lenovo Francesco Bagnaia (#63) memimpin jalannya lomba Grand Prix Qatar di Sirkuit Internasional Losail, Minggu (28/3/2021). Foto: AFP/Karim Jaafar

Pebalap tim Ducati Lenovo Francesco Bagnaia (#63) memimpin jalannya lomba Grand Prix Qatar di Sirkuit Internasional Losail, Minggu (28/3/2021). Foto: AFP/Karim Jaafar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Maverick Vinales dan pasukan Yamaha akan berusaha menjaga momentum dan menjalani ujian kedua akhir pekan nanti di Sirkuit Losail, Qatar, ketika balapan kedua MotoGP musim ini, Grand Prix Doha, kembali digelar di sirkuit gurun pasir pada Minggu, 4 April 2021.

Ducati telah memenangi dua Grand Prix di Qatar sebelumnya berkat penampilan Andrea Dovizioso, akan tetapi Vinales mengulangi kejayaannya pada 2017 di Qatar untuk mengakhiri rentetan dominasi mesin Desmosedici itu meski telat panas di start.

BacaJuga:

Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Kelemahan Yamaha berlanjut ketika lampu merah padam, trio pebalap mereka yang start dari peringkat empat besar melempem ketika meluncur dari grid hingga mendapati empat Ducati di depan mereka.

Sirkuit yang berada di pinggiran kota Doha itu dipandang cocok dengan karakter Yamaha, dengan tikungan kecepatan medium dan tingginya, tetapi lintasan lurus utama sepanjang lebih dari 1km menjadi santapan Ducati, perpaduan yang menawarkan banyak peluang menyalip.

“Memenangi balapan pertama itu luar biasa, tetapi yang lebih penting bagi saya adalah perasaan yang saya miliki dengan motor ini, itu yang membuat saya paling senang,” kata Vinales dikutip laman resmi tim, seperti dilansir Antara.

“Saya mampu bertarung dengan para pebalap lainnya… Kami harus memastikan kami menjaga perasaan ini dan memperbaiki diri lebih lanjut, khususnya di saat start.”

Fabio Quatararo juga menunjukkan kecepatan di balapan pertamanya bersama tim pabrikan Yamaha, tetapi keausan ban menghalangi sang pebalap Prancis bertarung untuk podium, dan harus puas membawa pulang 11 poin di P5.

Valentino Rossi, sementara itu, cukup kompetitif di balapan pertamanya bareng tim Petronas Yamaha SRT dengan mengamankan P4 di kualifikasi.

Akan tetapi, masalah daya cengkeram ban belakang masih menjadi momok bagi The Doctor, mengakhiri debutnya bareng tim satelit Yamaha di P12.

Rekan satu timnya, Franco Morbidelli, bakal berharap Yamaha membenahi masalah teknis yang ia dapati di Qatar yang membuatnya finis P18 meski start dari P7.

Johann Zarco (Pramac Racing) dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) akan memutar otak untuk mendekatkan gap atau bahkan melompati Vinales di Grand Prix Doha nanti setelah kedua pebalap Ducati itu mencuri podium dari Joan Mir (Suzuki Ecstar) di lap terakhir.

Ducati tak malu-malu menunjukkan superioritas mereka dalam hal kecepatan murni sejak awal musim ketika Jack Miller menjadi pebalap tercepat di tes pramusim, kemudian Zarco memecahkan rekor kecepatan tertinggi di MotoGP, menjadi satu-satunya pebalap yang melesat melebihi 360kpj, sedangkan Bagnaia memecahkan rekor lap Sirkuit Losail (1:52,772) ketika merebut pole position di kualifikasi.

“Pekan lalu, saya nyaris meraih kemenangan pertama saya di MotoGP, tapi sayangnya, saya salah menerapkan strategi di balapan,” kata Bagnaia.

“Saya terlalu menekan sejak start, dan itu menghalangi saya menjaga kecepatan yang sama hingga akhir… sekarang, kami akan menganalisa data agar mampu bertarung untuk menang hingga lap terakhir di GP Doha.”

Sementara itu, duet tim Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins, bisa saja naik podium pekan lalu jika bukan karena keausan ban belakang dan dua Ducati yang melesat bak peluru kendali.

Time attack di kualifikasi masih bukan kekuatan Suzuki, tapi soal kecepatan melaju jarak panjang, motor GSX-RR itu menjadi ancaman nyata di lap-lap terakhir lomba.

Mir membuat geram Zarco dan Bagnaia ketika menyodok ke P2 jelang finis. Akan tetapi, sang pebalap Spanyol membuat kesalahan di tikungan terakhir dan kedua Ducati yang geram mengasapi juara dunia tahun lalu itu menuju finis demi mengklaim dua podium tersisa.

“Idealnya, tak perlu menyalip Zarco dan memanfaatkan slipstream di lintasan lurus dan mencoba mempertahankan posisi ketiga,” kata Mir.

“Tapi ini awal musim dan kami harus sedikit mengambil resiko, dan saya menyalip Zarco di sektor terakhir, dan mengatakan jika saya finis kedua akan luar biasa, tapi saya tahu dua Ducati yang geram berada di belakang, dan itu akan sulit.

“Saya melihat garis finis sangat dekat tapi kedua roket itu menyalip saya. Jadi sedikit membuat frustasi karena saya mengerahkan 100%. Lain kali, saya tahu apa yang harus saya lakukan.”

Sementara itu, Aprilia, dengan motor RS-GP yang sama sekali baru, menikmati progres yang sangat besar setelah tes pramusim.

Gap 5,934 detik yang dibuat Aleix Espargaro ketika finis enam posisi di belakang Vinales di Qatar menjadi jarak terdekat seorang pebalap Aprilia dari pemenang Grand Prix dalam sejarah.

Sebagai perbandingan pada 2020, gap terdekat Espargaro dari pemenang balapan dalam jarak satu balapan penuh adalah di Grand Prix Aragon, ketika sang pebalap Spanyol terpatu 14,598 detik dari Alex Rins.

Dan lebih mengesankan lagi, 5,9 detik yang diciptakan pada pekan lalu itu lebih ketat dari 6,411 detik yang dicatatkan Espargaro ketika finis di belakang Miguel Oliveira setelah sprint 12 lap di GP Styria.

Espargaro sebenarnya mengincar hasil lebih, tetapi CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mewanti-wanti sang pebalap agar tak membuat kesalahan dan membawa motornya finis dan utuh.

“Motor ini masih sangat muda dan kami membutuhkan informasi dengan merampungkan balapan, jadi ini bukan saatnya mengambil resiko… dari sini, saya yakin kami bisa memiliki musim yang kuat,” kata Espargaro.

Bagi kubu KTM, Sirkuit Losail masih menyulitkan tim asal Austria itu, bahkan sejak mereka debut di MotoGP.

Miguel Oliveira dan Brad Binder, yang telah mempersembahkan kemenangan GP untuk KTM pada 2020, gagal bersinar pekan lalu .

Sementara itu, Marc Marquez belum akan kembali ke trek bersama tim Repsol Honda menyusul keputusan medis untuk melanjutkan pemulihan cedera sang pebalap.

Marquez dijadwalkan menjalani cek medis selanjutnya pada 12 April, menandakan kemungkinan sang juara dunia delapan kali turun di Portugal pada 18 April nanti. (arm)

Tags: maverick vinalesmotogpSirkuit Losail Qatar

Berita Terkait.

Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana
Olahraga

Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana

Senin, 22 Juni 2026 - 23:00
fifa
Piala Dunia 2026

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27
Salah
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard
Olahraga

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal
Olahraga

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
Helio-Varela
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Pertahanan Buruk Bikin Uruguay Gagal Menang Atas Tanjung Verde

Senin, 22 Juni 2026 - 07:55

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana
Olahraga

Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana

Editor Laurens Dami
Senin, 22 Juni 2026 - 23:00

INDOPOSCO.ID - Timnas Inggris akan menghadapi Timnas Ghana dalam laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette pada...

SelengkapnyaDetails
fifa

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.