• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ini 38 Sektor Prioritas untuk Dapat Kredit

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 1 April 2021 - 19:17
in Ekonomi
indoposco

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. Foto: Instagram/@destrydamayanti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mendorong kredit 38 sektor prioritas untuk meningkatkan permintaan kredit yang hingga kini belum mengalami pemulihan, baik dari sisi dunia usaha maupun rumah tangga.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyebutkan 38 sektor prioritas tersebut dibagi menjadi tiga kelompok bagian yang meliputi sektor berdaya tahan, pendorong pertumbuhan, dan penopang pemulihan.

BacaJuga:

Catatkan Penjualan 71.387 Unit pada April 2026, Leapmotor Perkuat Posisi Nomor 1 Startup NEV

Tugu Insurance Tampil Resilien di Awal 2026, Ini Kuncinya

Rupiah Menguat di Tengah Drama Global, Pasar Sambut Sinyal Damai AS–Iran

“Kami mencoba petakan sektor prioritas ada sektor yang berdaya tahan dan penopang dan ini yang kita harapkan bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Deputi Gubernur BI itu dalam acara Temu Stakeholder untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Destry merinci untuk kelompok berdaya tahan terdapat enam sektor yakni hortikultura, tanaman perkebunan, pertambangan biji logam, industri makanan dan minuman, industri kimia farmasi, serta kehutanan dan penebangan kayu.

Selanjutnya, untuk kelompok pendorong pertumbuhan terdapat 15 sektor pendorong yaitu peternakan, perikanan, industri tekstil dan produk tekstil, industri kulit dan alas kaki, dan industri barang dari logam dan elektronik.

Kemudian industri mesin dan perlengkapan, industri kayu dan furnitur, industri logam dasar, informasi dan telekomunikasi, real estat, jasa pertanian, tanaman pangan, pengadaan air, pengolahan tembakau, serta industri barang galian bukan logam.

Untuk kelompok penopang pemulihan terdapat 17 sektor meliputi pertambangan batu bara dan lignit, konstruksi, industri alat angkutan, hotel dan restoran, jasa kesehatan, perdagangan besar dan eceran, logistik, administrasi pemerintahan, serta jasa pendidikan.

Selanjutnya industri karet dan plastik, angkutan darat, angkutan rel, dan transportasi udara, asuransi dan dana pensiun, jasa penunjang keuangan, jara perantara keuangan, serta jasa keuangan lainnya.

Sebagai informasi, pertumbuhan kredit pada Februari 2021 masih minus 2,15 persen secara tahunan (year on year/yoy) atau lebih dalam dibanding Januari 2021 yang minus 1,92 persen (yoy). (bro)

Tags: Bank IndonesiaKSSKPertumbuhan Kredit

Berita Terkait.

LeapMotor
Ekonomi

Catatkan Penjualan 71.387 Unit pada April 2026, Leapmotor Perkuat Posisi Nomor 1 Startup NEV

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:25
Tugu
Ekonomi

Tugu Insurance Tampil Resilien di Awal 2026, Ini Kuncinya

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:44
uang
Ekonomi

Rupiah Menguat di Tengah Drama Global, Pasar Sambut Sinyal Damai AS–Iran

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:54
ferry
Ekonomi

Kemenkop Pastikan Program Pengembangan Koperasi di Luar KDKMP Tetap Menjadi Prioritas

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:57
patra
Ekonomi

Pendapatan Melonjak, Patra Jasa Kian Agresif Ekspansi Aset

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:45
norman
Ekonomi

Norman Ginting Jadi Plt Ketua METI, Fokus Genjot Ekosistem Energi Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3694 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.