• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Generasi Muda Terpapar Teroris Menyebar Luas di Banten

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 1 April 2021 - 10:45
in Nusantara
indoposco

Terduga teroris tergeletak di halaman Mabes Polri di Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021) sore.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aksi teror kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, warga dikagetkan karena pelaku berani menyasar Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini oleh lembaga terkait.

Apalagi, telah diketahhui pelaku teror yang berjenis kelamin perempuan itu masih muda, kelahiran 1995. Hal ini mengindikasikan, kaum milenial telah terpengaruh oleh paham terorisme.

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

Banjir Semarang: 1 Orang Meninggal, 1 Lansia Hilang Terseret Arus

Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Tegaskan Hal Ini

Kejadian ini sangat miris lantaran dalam kurun waktu satu bulan, ada dua kali aksi dengan waktu yang berdekatan. Pertama, bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Minggu (28/3/2021). Kedua, tindakan teror di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).

Ketua Forum Koordinasi Penanggulangan Teroris (FKPT) Provinsi Banten, Amas Tadjuddin mengatakan, dua aksi itu adalah bukti bahwa kelompok radikal terorisme itu ada dan nyata, bukan rekayasa dan hayalan, serta bukti telah menyasar semua kelompok usia dan jenis kelamin.

Bahkan, Amas menyebutkan paham terlarang itu telah meluas di Banten dengan menyasar generasi muda. Kelompok itu diduga jaringan jihadis nusantara yang berafiliasi kepada kelompok pejuang khilafah.

“Diketahui para pengasong khilafah berafiliasi ke ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) berasal dari organisasi terlarang maupun individual. Sudah tersebar meluas dan sangat memprihatinkan termasuk generasi milenial terpapar intoleran radikal terorisme meluas di Provinsi Banten,” katanya saat dihubungi, Kamis (1/4/2021).

Amas Tadjuddin yang juga Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang itu menerangkan, kemajuan teknologi dimanfaatkan kelompok radikalisme intoleran untuk melakukan propoganda. Selain itu, mereka juga masuk pada organisasi kemasyarakatan (ormas) guna memperluas simpatisan.

“Era digital terbuka memanfaatkan jejaring medsos (media sosial). Kelompok ini terus melakukan propaganda dengan berbagai dalih serta menyusup ke berbagai kelompok dan ormas, terbuka melalui situs-situs mereka merekrut simpatisan pejuang khilafah yang berujung pada radikal terorisme,” terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta aparat penegak hukum tidak ragu melakukan tindakan tegas, terhadap siapapun yang sudah terindikasi terpapar yang kerap ditemukan di kelompok Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian.

Masyarakat diminta agar tidak mudah terprovokasi oleh kelompok radikal terorisme yang kerap terlihat menebar ujaran kebencian kepada pemerintahan yang sah dan tokoh-tokoh ormas yang moderat berdasarkan ideologi Pancasila.

“Kepada orang tua agar senantiasa mengawasi putra-putrinya dalam bermedsos dan online agar tidak terpapar paham teroris. Terakhir, mengingatkan kepada pimpinan partai politik atau aktivis partai politik, agar tidak menyebarkan provokasi intoleransi faham khilafah dan anti Pancasila yang memanipulasi narasi dalil-dalil agama untuk tujuan meraih kekuasaan politik dan partai,” tegasnya. (son)

Tags: fkptMabes PolriTerduga TerorisTerorisme

Berita Terkait.

Gempa-Trenggalek
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:43
Banjir
Nusantara

Banjir Semarang: 1 Orang Meninggal, 1 Lansia Hilang Terseret Arus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:46
viral
Nusantara

Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Tegaskan Hal Ini

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:16
tito
Nusantara

7 Panduan Komnas HAM untuk Rehabilitasi Pascabencana Banjir Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:20
Erupsi
Nusantara

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Picu Peringatan Siaga Siang Ini

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:29
Ular
Nusantara

Sempat Jadi Mainan, Ular Weling Gigit 2 Pemuda: 1 Meninggal, 1 Kritis

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:28

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2017 shares
    Share 807 Tweet 504
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1225 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.