• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP Sosialisasi Alat Tangkap Bubu Lipat untuk Tingkatkan Produktivitas Nelayan

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 28 Maret 2021 - 12:47
in Nasional
Ilustrasi - Pelatihan penggunaan bubu lipat ke nelayan. Foto: Antara/HO-KKP

Ilustrasi - Pelatihan penggunaan bubu lipat ke nelayan. Foto: Antara/HO-KKP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus menyosialisasikan bubu lipat hasil inovasi Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang karena alat tangkap ikan tersebut dinilai lebih ramah lingkungan serta meningkatkan produktivitas nelayan.

“Selain ukurannya yang besar, keistimewaan lain adalah dapat dilipat, lebih ringkas dan mudah digunakan oleh nelayan,” kata Plt Dirjen Perikanan Tangkap KKP M Zaini dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Minggu (28/3/2021).

BacaJuga:

DPR Optimistis Sinergi dengan Menteri LH Baru Tingkatkan Kualitas Lingkungan

Wamenkop: KDKMP Perluas Peluang Kerja bagi Masyarakat Angka Kemiskinan Ekstrim 2,2 Juta Jiwa

Soal Rencana Penutupan Prodi, DPR Tegaskan Bertransformasi Lebih Tepat

Ia mengemukakan, pihaknya terus mengampanyekan penangkapan ikan ramah lingkungan untuk menjaga ekosistem perairan serta sumber daya kelautan dan perikanan nasional.

Zaini mengungkapkan, banyak nelayan masih menggunakan bubu secara tradisional yang terbuat dari bilah bambu.

Meskipun ramah lingkungan, masih menurut dia, ukurannya yang besar menjadi kendala tersendiri bagi nelayan, selain itu juga dari sisi umur teknis tidak tahan lama.

“Kami terus kenalkan bubu lipat hasil perekayasaan BBPI Semarang ini untuk meningkatkan produktivitas nelayan. Kita berikan nelayan bimbingan teknis agar bisa membuat dan merakitnya sendiri hingga perawatannya,” ujarnya.

Plt Dirjen Perikanan Tangkap KKP menambahkan konstruksi bubu lipat terdiri dari kerangka besi galvanis yang mudah ditemukan.

Begitu pula, lanjutnya, komponen lain seperti tali dan bahan jaring karena selain pembuatan yang mudah, penggunaannya pun juga tidak sulit.

“Adanya teknologi digital yang mengetahui daerah penangkapan ikan juga sangat membantu. Nelayan cukup menentukan lokasi, bubu bisa langsung ditebar,” ujar Zaini.

KKP telah melakukan sejumlah pelatihan kepada kalangan nelayan, seperti di Desa Suak Gual, Belitung, yang menjadi percontohan untuk program kampung nelayan maju.

Hal itu, ujar dia, sejalan dengan program Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Pada tahap awal, bantuan 40 paket bubu lipat diserahkan kepada nelayan. Selain itu juga lima modul rumah ikan yang berfungsi ekologis sebagai tempat perlindungan ikan-ikan kecil, tempat pemijahan, serta daerah asuhan bagi larva dan ikan kecil untuk tumbuh dan berkembang biak. (bro)

Tags: bubu lipatKKPnelayan

Berita Terkait.

Mohammad-Jumhur-Hidayat
Nasional

DPR Optimistis Sinergi dengan Menteri LH Baru Tingkatkan Kualitas Lingkungan

Selasa, 28 April 2026 - 10:34
Muhaimin
Nasional

Wamenkop: KDKMP Perluas Peluang Kerja bagi Masyarakat Angka Kemiskinan Ekstrim 2,2 Juta Jiwa

Selasa, 28 April 2026 - 08:22
Soal Rencana Penutupan Prodi, DPR Tegaskan Bertransformasi Lebih Tepat
Nasional

Soal Rencana Penutupan Prodi, DPR Tegaskan Bertransformasi Lebih Tepat

Selasa, 28 April 2026 - 07:45
Rooftop Wellness dengan City View di Jakarta! Morrissey Hotel Hadirkan Mat Pilates & Cooking Class Serta Cek Kesehatan Mata Gratis
Nasional

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

Senin, 27 April 2026 - 21:30
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Ada Jumhur Hidayat hingga Dudung
Nasional

DPR Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Senin, 27 April 2026 - 19:41
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata
Nasional

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata

Senin, 27 April 2026 - 18:04

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2433 shares
    Share 973 Tweet 608
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    932 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.