• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Karang Taruna Padang Raih Omset Jutaan Rupiah dari Budi Daya Ulat Hongkong

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 22 Maret 2021 - 00:23
in Nusantara
Ketua Karang Taruna Batu Badoro Padang David Aldi Reinier memperlihatkan ulat Hongkong yang sudah siap di panen di Padang, Minggu (21/3/2021). Foto: Antara/Mutiara

Ketua Karang Taruna Batu Badoro Padang David Aldi Reinier memperlihatkan ulat Hongkong yang sudah siap di panen di Padang, Minggu (21/3/2021). Foto: Antara/Mutiara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Karang Taruna Batu Badoro di Padang, Sumatera Barat berhasil membudidayakan ulat Hongkong hingga bisa meraih omset Rp3 juta – Rp5 juta per bulan.

“Ulat Hongkong ini awalnya kami beli 1 ons Rp12 ribu, lalu kami budi daya sampai akhirnya bisa menghasilkan sampai 33 kilogram sekali panen,” kata Ketua Karang Taruna Batu Badoro Padang David Aldi Reinier di Padang, Minggu (21/3/2021).

BacaJuga:

Gubernur Andra Soni Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang

Kisah Sukses Mantan Pengemudi Ojol Berhasil Olah Lada di Kawasan Transmigrasi Mahalona

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Ulat Hongkong merupakan larva dari proses metamorfosi kumbang kecil, yang memiliki kandungan proteinsangat tinggi juga kalori yang sangat berguna untuk pakan berbagai hewan.

David mengatakan panen ulat Hongkong dilakukan sekali 20 hari dan ulat tersebut dijual Rp65 per kilogram.

Budi daya ulat Hongkong mulai digelutinya sejak awal mulai pandemi COVID-19 sekitar Maret 2020 dan panen sekitar bulan Juni 2021.

Berawal dari melakukan studi banding ke Bogor untuk usaha ekonomi produktif lalu balik ke Padang dengan membawa salah satu pembudidaya ulat tersebut hingga akhirnya ia dan anggotanya mampu membudidayakan ulat itu.

Prospek budi daya ulat Hongkong cukup menjanjikan karena pasarnya luas apalagi permintaan ulat Hongkong di Padang untuk pakan burung berkicau cukup tinggi.

“Dalam seminggu permintaan ulat Hongkong di Padang mencapai 40 kilogram, saya sampai kewalahan memenuhi permintaan tersebut,” ujar dia, seperti dilansir Antara.

Kendala yang dihadapinya selama melakukan budi daya yakni adanya semut, tikus, cicak dan burung gereja yang masuk ke tempat budidaya tersebut.

Untuk perawatannya cukup mudah hanya perlu diberi makan berupa pakan ayam 511 dan serbuk jagung sekali dalam dua hari serta diberi minum air putih dengan cara di semprotkan ke dalam kotak yang dipenuhi ulat Hongkong.

Kemudian, hasil produksi ulat Hongkong dipengaruhi juga oleh suhu. Idealnya, ulat Hongkong bisa berkembang biak di suhu yang sejuk atau dingin, saat cuaca panas maka produksi ulat akan menurun.

Hasil dari budi daya ulat Hongkong ini selain di Padang juga sudah di pasarkan ke beberapa wilayah di Sumbar seperti Lubuk Basung, Payakumbuh, Painan, Kabupaten Solok, Dharmasraya dan Kerinci.

Ia berharap melalui budi daya ulat Hongkong ini bisa menjadi peluang usaha bagi pemuda atau pemudi di sekitar daerahnya yang masih belum mendapatkan pekerjaan.

“Saya juga berharap dukungan dari pemerintah untuk bisa memberikan perhatiannya kepada usaha kami ini,” ucapnya.

Selain budi daya ulat Hongkong, ia juga mulai membudidayakan ulat Jerman dan ukurannya lebih besar dari ulat Hongkong. Ulat tersebut dijualnya dengan harga Rp90 ribu per kilogram. (arm)

Tags: Karang Tarunakota padangulat hongkong

Berita Terkait.

Andra-Soni
Nusantara

Gubernur Andra Soni Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang

Kamis, 9 April 2026 - 19:01
mentrans
Nusantara

Kisah Sukses Mantan Pengemudi Ojol Berhasil Olah Lada di Kawasan Transmigrasi Mahalona

Kamis, 9 April 2026 - 08:56
bc3
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Rabu, 8 April 2026 - 14:04
bc2
Nusantara

Kunjungi Kejaksaan, Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Bidang Kepabeanan dan Cukai

Rabu, 8 April 2026 - 12:22
bc
Nusantara

Bea Cukai dan Kejari Semarang Musnahkan Barang Ilegal Hasil 100 Perkara

Rabu, 8 April 2026 - 11:32
dd
Nusantara

KAMI Idea Indonesia bersama Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Dapur Umum Paket Alat Ibadah untuk Penyintas Banjir Aceh

Rabu, 8 April 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.