• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pembangunan Bandara Bali Utara Harus Manfaat untuk Jangka Panjang

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 18 Maret 2021 - 22:59
in Nusantara
Ilustrasi. Foto: Screenshot Instagram

Ilustrasi. Foto: Screenshot Instagram

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rencana pembangunan Bandar Udara Bali Utara, Buleleng telah masuk Program Strategis Nasional (PSN) 2021.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Penegak Trisakti Bela Bangsa (Banteng Indonesia), I Ketut Guna Artha berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah memberi perhatian terhadap Bali. Harapannya, pembangunan Bandara Bali Utara harus berorientasi kesejahteraan rakyat.

BacaJuga:

Kekeringan Meluas, Puluhan Ribu Warga di Jateng dan Jabar Terdampak

Rencana Safari Budaya Jokowi di Banten Picu Penolakan Warga

Bea Cukai dan BAIS TNI Sita 19 Ribu Botol Miras Berpita Cukai Palsu di Bali, Nilainya Rp12,55 Miliar

“Setiap pembangunan seharusnya berdampak untuk jangka panjang. Bukan lagi berorientasi sekadar ada proyek yang mengabaikan kepentingan stategis, ekonomi dan kesejahteraan berjangka panjang dan menyeluruh,” ujarnya kepada media, Kamis (18/3/2021).

Sebagai putra asli Buleleng, sudah pasti ia mendukung pembangunan Bandara Bali Utara dan infrastruktur pendukungnya. Namun penentuan lokasinya tidak mengabaikan kajian teknis/nonteknis, studi kelayakan, studi analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) termasuk konservasi alam, rencana tata ruang wilayah (RTRW), zonasi wilayah Bali sebagai satu kesatuan pulau.

“Untuk itu saya berharap pemerintah pusat mempertimbangkan studi kelayakan dan amdal serta nilai manfaatnya untuk putuskan lokasinya” katanya.

Peta Bali menunjukkan dua opsi lokasi rencana proyek pembangunan Bandara Bali Utara, yakni Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan (dekat proyek sedang dibangun Bendungan Tamblang) dan Desa Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak (dekat pelabuhan Gilimanuk dan Taman Nasional Bali Barat).

“Saya pikir perlu dijadikan pengalaman ‘kegagalan’ telah membangun Bandara Wisnu di Desa Sumberkima, Gerokgak yang tidak aman sekelas Cessna apalagi untuk Airbus atau Boeing,” tuturnya.

Jika Bandara Bali Utara dibangun di ujung Barat pulau Bali, ia memprediksi beberapa hal. Pertama tidak akan ekonomis bagi operator penerbangan, karena untuk target penumpang domestik sudah pasti tidak mengcover Buleleng Timur, Amlapura, Karangasem dan Bangli.

Kedua, tidak memberi multiflier effect bagi masyarakat Bali secara menyeluruh, karena lokasi secara geografis tidak di tengah wilayah Buleleng. Ketiga, cepat atau lambat akan merusak Taman Nasional Bali Barat dan mempercepat kepunahan satwa langka Jalak Bali.

Keempat, kurang aman untuk manuver landing/take off mengingat jarak antara pegunungan dan pantai yang sangat dekat. Belum lagi hanya berjarak 30 kilometer dengan Bandara Banyuwangi.

Jika masalahnya adalah urusan pembebasan tanah, kemudian muncul opsi baru lokasinya di ujung barat pulau Bali yang nilai manfaatnya tidak optimal untuk Bali secara menyeluruh, bukankah negara dengan dilindungi konstitusi Pasal 33 UUD 1945 bisa ‘ambil’ jika untuk kepentingan rakyat?.

Untuk pembebasan lahan, seharusnya negara lebih mudah menyelesaikan permasalahan perdata melawan korporasi dibanding ‘melawan rakyat’. Tanah Kubutambahan milik adat yang terikat kontrak dengan perusahaan (pihak ketiga).

Jika pemerintah Buleleng dan Bali benar-benar ingin menjadikan kehadiran pembangunan Bandara Bali Utara memberi manfaat optimal dan jangka panjang untuk Bali, maka harus berani putuskan lokasi Kubutambahan-lah yang paling ideal. Dengan catatan, pelepasan lahan adat tersebut dijadikan penyertaan modal dalam bentuk saham konsorsium pembangunan bandara. (arm)

Tags: balibandara bali utarabanteng indonesiai ketut guna artha

Berita Terkait.

Kekeringan Meluas, Puluhan Ribu Warga di Jateng dan Jabar Terdampak
Nusantara

Kekeringan Meluas, Puluhan Ribu Warga di Jateng dan Jabar Terdampak

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25
Rencana Safari Budaya Jokowi di Banten Picu Penolakan Warga
Nusantara

Rencana Safari Budaya Jokowi di Banten Picu Penolakan Warga

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:11
Bea Cukai dan BAIS TNI Sita 19 Ribu Botol Miras Berpita Cukai Palsu di Bali, Nilainya Rp12,55 Miliar
Nusantara

Bea Cukai dan BAIS TNI Sita 19 Ribu Botol Miras Berpita Cukai Palsu di Bali, Nilainya Rp12,55 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:07
DPRD Banten Desak Kejati Usut Proyek Irigasi Rp280 Miliar di Lebak
Nusantara

DPRD Banten Desak Kejati Usut Proyek Irigasi Rp280 Miliar di Lebak

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:45
Rokok
Nusantara

Bahu-Membahu Lindungi Warga dari Rokok Ilegal, Aduan Masyarakat Antar Bea Cukai Malang ke Toko Kelontong di Lowokwaru

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:02
Gabah
Nusantara

Tekan Risiko Gagal Panen, Inovasi Perlindungan Tanaman Padi Diperkenalkan di Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:15

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1435 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1383 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3023 shares
    Share 1209 Tweet 756
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.