• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Warga Myanmar Diminta Lindungi Diri Sendiri

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 14 Maret 2021 - 17:33
in Headline
Ilustrasi. Pemrotes kudeta berlindung dari kekerasan aparat keamanan Myanmar di wilayah Nyaung-U, Myanmar, 7 Maret 2021. Gambar ini diperoleh lewat media sosial (via Reuters/Obtained by Reuters)

Ilustrasi. Pemrotes kudeta berlindung dari kekerasan aparat keamanan Myanmar di wilayah Nyaung-U, Myanmar, 7 Maret 2021. Gambar ini diperoleh lewat media sosial (via Reuters/Obtained by Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelaksana tugas pemimpin pemerintah sipil paralel Myanmar Mahn Win Khaing Than mengatakan akan berusaha memberi orang hak hukum untuk membela diri.

Sementara itu menurut sebuah kelompok pembela hak sipil, jumlah korban tewas dalam serangkaian protes terhadap kudeta pada Februari sudah lebih dari 80 orang.

BacaJuga:

Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Gugur, Teheran Beri Peringatan Keras ke AS-Israel

Kapolri: Perintah Presiden Jelas, Kasus Air Keras Aktivis Harus Terungkap

Polisi Berlakukan Jalur ‘One Way’ Nasional Rabu Siang Ini

Mahn Win Khaing Than, yang sedang dalam pelarian bersama dengan sebagian besar pejabat senior Partai Liga Nasional untuk Demokrasi yang berkuasa, berbicara kepada publik melalui Facebook, “Ini adalah saat paling gelap dari bangsa ini dan momen fajar sudah dekat”.

Dia mengatakan pemerintah sipil akan “berusaha untuk membuat undang-undang yang diperlukan sehingga rakyat memiliki hak untuk membela diri” dari tindakan keras militer.

Hingga Sabtu (13/3/2021) lebih dari 80 orang tewas dalam aksi protes yang meluas terhadap perebutan kekuasaan oleh militer, kata kelompok advokasi Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik. Lebih dari 2.100 orang ditangkap kelompok itu.

Sedikitnya 13 orang tewas pada Sabtu (13/3/2021), yang menjadi salah satu hari paling berdarah sejak kudeta 1 Februari, kata saksi mata dan media lokal.

Lima orang tewas ditembak dan beberapa lainnya cedera ketika polisi melepaskan tembakan pada para demonstran di Mandalay, kota terbesar kedua Myanmar, kata saksi mata kepada Reuters.

Dua orang tewas di pusat kota Pyay dan dua tewas dalam tembakan polisi di Yangon. Di kota pusat perdagangan itu , tiga orang juga tewas dalam semalam, media lokal melaporkan.

“Mereka bertindak seperti berada di zona perang, sementara orang-orang tak bersenjata,” kata aktivis yang berbasis di Mandalay, Myat Thu. Dia mengatakan korban tewas termasuk seorang anak berusia 13 tahun.

Si Thu Tun, pengunjuk rasa lainnya, mengatakan dia melihat dua orang ditembak, termasuk seorang biksu Buddha. “Salah satunya terkena di tulang kemaluan, satu lagi ditembak hingga tewas,” katanya.

Seorang sopir truk di Chauk, sebuah kota di Kabupaten Magwe di Myanmar tengah, tewas setelah ditembak di dada oleh polisi, kata seorang teman keluarga korban.

Juru bicara junta tidak menjawab panggilan telepon dari Reuters untuk dimintai komentar. Siaran berita malam MRTV ,media yang dikelola junta, menyebut para pengunjuk rasa sebagai “penjahat” tetapi tidak merinci lebih lanjut.

Protes

Protes pada Sabtu (13/3/2021) meletus setelah poster-poster menyebar di media sosial yang mengajak orang-orang untuk memperingati kematian Phone Maw.

Phone Maw ditembak dan dibunuh oleh pasukan keamanan pada 1988 di tempat, yang saat itu dikenal sebagai kampus Institut Teknologi Rangoon.

Penembakan Phone Maw serta terhadap satu mahasiswa lain –yang meninggal beberapa minggu kemudian– memicu protes besar-besaran terhadap pemerintah militer. Aksi protes itu dikenal sebagai gerakan 8-8-88, karena mencapai puncaknya pada Agustus tahun itu. Diperkirakan 3.000 orang tewas ketika tentara menumpas pemberontakan.

Aung San Suu Kyi muncul sebagai ikon demokrasi selama gerakan tersebut dan ditahan di rumah selama hampir dua dekade.

Dia dibebaskan pada 2010 saat militer memulai reformasi demokrasi. Liga Nasional untuk Demokrasi memenangkan pemilihan pada 2015 dan sekali lagi pada November tahun lalu.

Tahun ini, para jenderal menggulingkan pemerintahan Suu Kyi dan menahan dia beserta banyak rekan di kabinetnya atas tuduhan terjadi penipuan dalam pemilihan November. (bro)

Tags: AungSanSuuKyiJuntaMiliterMyanmarMyanmar

Berita Terkait.

Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Gugur, Teheran Beri Peringatan Keras ke AS-Israel
Headline

Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Gugur, Teheran Beri Peringatan Keras ke AS-Israel

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:33
Kapolri: Perintah Presiden Jelas, Kasus Air Keras Aktivis Harus Terungkap
Headline

Kapolri: Perintah Presiden Jelas, Kasus Air Keras Aktivis Harus Terungkap

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:23
Polisi Berlakukan Jalur ‘One Way’ Nasional Rabu Siang Ini
Headline

Polisi Berlakukan Jalur ‘One Way’ Nasional Rabu Siang Ini

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:43
Achmadi
Headline

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, LPSK Beri Perlindungan Menyeluruh

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:06
Yaqut-Cholil-Qoumas
Headline

Yaqut Ditahan, Nama-Nama Lain Mulai Terkuak dalam Skandal Kuota Haji

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:05
Andrie-Yunus
Headline

Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:33

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2236 shares
    Share 894 Tweet 559
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.