• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Menua dengan Sehat

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 7 Maret 2021 - 14:45
in Gaya Hidup
Dua pasangan lanjut usia (lansia) bersepeda. Foto : pixabay

Dua pasangan lanjut usia (lansia) bersepeda. Foto : pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komponen penting sebuah negara adalah masyarakat, sehingga semakin berkualitas warganya, termasuk dari sisi kesehatan, maka akan kian berkualitas pula negara tersebut.

Pada 2040, Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan populasi masyarakat pre-senior (45-60 tahun) menjadi 17,5 persen dan senior (lebih dari 60 tahun) menjadi 10,1 persen. Fakta ini menjadi pekerjaan rumah (PR) tersendiri sebab terdapat perubahan fisiologis seperti penurunan fungsi tubuh, perubahan komposisi tubuh, hingga perubahan kebutuhan asupan gizi yang apabila tidak disiasati dengan baik dapat mengganggu kesehatan pada masa tersebut.

BacaJuga:

Dugaan Adegan Ciuman Chen Linong dan Zhang Yifan Jadi Sorotan

Seo Su Min cs Siap Guncang Dunia So Ji Sub dalam “Agent Kim Reactivated

Tablo Epik High Beberkan Aturan Sensor Korea, Warganet Heran

Karena itu, suatu bangsa perlu mendorong masyarakatnya untuk menua dengan sehat agar kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara tetap terjaga dengan baik. Populasi penduduk pre-senior dan senior yang kurang sehat dapat berdampak buruk pada tidak hanya individu tetapi juga pemerintah dan masyarakat luas.

Selain mempengaruhi kualitas hidup, tingginya angka penyakit tidak menular pada lansia yang sebenarnya bisa dicegah dapat memberikan beban pada sistem jaminan sosial sebuah negara. Kesehatan yang menurun pada usia senja berpotensi akan menjadi beban tersendiri bagi produktivitas suatu bangsa. Sebaliknya ketika masyarakat seniornya terjaga dengan tingkat kesehatan baik maka angka harapan hidup masyarakat akan meningkat dan tinggi.

Kondisi ini akan menjadi dasar bagi suatu bangsa untuk merancang kebijakan dengan lebih baik menuju kemakmuran yang lebih merata.

Faktanya menjelang akhir usia produktif, masyarakat tentu ingin tetap bugar dan sehat. Karena itu, perubahan fisiologis pada tubuh perlu dibarengi dengan persiapan konsumsi gizi yang tepat agar masyarakat bisa tetap sehat seiring bertambahnya usia.

Berbagai inisiatif baik dari pemerintah maupun pelaku swasta untuk mendorong masyarakat memiliki perhatian yang tinggi terkait isu ‘menua dengan sehat’ perlu untuk terus digaungkan.

Salah satu yang dilakukan pertama kali di Tanah Air, yakni oleh Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia yang menyelenggarakan Healthy Aging Summit. Acara ini dihadiri secara virtual oleh lebih dari 2.000 tenaga kesehatan (nakes).

Connie Ang, CEO Danone Specialized Nutrition Indonesia menyatakan, masyarakat pre-senior dan senior juga menghadapi tantangan kekurangan nutrisi dan aktivitas fisik yang meningkatkan risiko penurunan kualitas hidup hingga populasi yang kurang sehat.

Sebagai bagian dari pelaku usaha di Indonesia yang memiliki visi membawa kesehatan ke sebanyak mungkin masyarakat, pihaknya mengisiasi sebuah inisiaf Healthy Aging Summit guna mendukung masyarakat pre-senior dan senior untuk menikmati masa puncak usia produktif hingga lansianya agar tetap sehat seiring bertambahnya usia.

Berdasarkan data Nutriplanet, sebuah studi pemetaan kondisi nutrisi dan kesehatan ibu dan anak di Indonesia menunjukkan sebagian besar hambatan kesehatan pada usia pre-senior dan senior terdiri dari gangguan sendi, otot, tulang, mental, tubuh yang lemah, hingga penyakit tidak menular lainnya (hipertensi, diabetes, penyakit jantung, hingga kolesterol).

Namun, bertumbuhnya populasi lansia tidak harus selalu menjadi sebuah tantangan bagi bangsa. Dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya menunjang kesehatan pada kelompok usia ini, optimalisasi angka harapan hidup yang sehat dapat tercapai.

Patrick Kamphuis PhD, Global Senior Medical Director, Adult Care Danone Specialized Nutrition menjelaskan bahwa menua dengan sehat bukan hanya tentang menambah usia seperti dilansir Antara.

Strategi global WHO terhadap penuaan yang sehat fokus kepada peningkatan kemampuan fungsional tubuh. Ini ditentukan oleh kapasitas intrinsik (kapasitas fisik dan mental), faktor lingkungan (kebijakan, fasilitas sosial, dan layanan kesehatan lainnya), maupun hubungan antar keduanya. (aro)

Tags: lansiasehattua

Berita Terkait.

Aktor
Gaya Hidup

Dugaan Adegan Ciuman Chen Linong dan Zhang Yifan Jadi Sorotan

Minggu, 21 Juni 2026 - 05:09
Aktris
Gaya Hidup

Seo Su Min cs Siap Guncang Dunia So Ji Sub dalam “Agent Kim Reactivated

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:17
Raper
Gaya Hidup

Tablo Epik High Beberkan Aturan Sensor Korea, Warganet Heran

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:45
Allee
Gaya Hidup

Agensi Ailee Membantah Rumor Kehamilan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:03
Saep
Gaya Hidup

Icuk Nugroho, Pemeran ‘Saep Copet’ di Preman Pensiun Meninggal Dunia

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:31
boy
Gaya Hidup

Protes Memanas, Penggemar Boy Group Kirim Truk ke Kantor SM

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:19

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7142 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1120 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Timnas-Jerman
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32

INDOPOSCO.ID - Jerman harus bekerja ekstra keras sebelum akhirnya mengamankan tiga poin usai mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 dalam...

SelengkapnyaDetails
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
Pemain-Paraguay

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.