• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS Tahan 100 Ribu Imigran di Perbatasan

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 6 Maret 2021 - 18:03
in Internasional
Para migran dari Amerika Tengah dan lainnya yang berharap dapat menyeberangi perbatasan dan mendapatkan suaka di Amerika Serikat, membawa spanduk dan meneriakkan slogan kepada Presiden AS Joe Biden di kamp mereka di depan perbatasan El Chapparal, di Tijuana, Meksiko, Sabtu (27/2/2021). Foto: REUTERS/Jorge Duenes/HP/djo

Para migran dari Amerika Tengah dan lainnya yang berharap dapat menyeberangi perbatasan dan mendapatkan suaka di Amerika Serikat, membawa spanduk dan meneriakkan slogan kepada Presiden AS Joe Biden di kamp mereka di depan perbatasan El Chapparal, di Tijuana, Meksiko, Sabtu (27/2/2021). Foto: REUTERS/Jorge Duenes/HP/djo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Petugas Amerika Serikat menahan hampir 100.000 migran di perbatasan AS-Meksiko pada Februari, menurut dua orang yang mengetahui angka awal, total bulanan tertinggi sejak lonjakan jumlah migran di perbatasan pada pertengahan 2019.

Angka-angka itu, yang belum dilaporkan sebelumnya, menunjukkan peningkatan arus kedatangan migran di perbatasan barat daya ketika Presiden AS Joe Biden berusaha untuk membatalkan beberapa kebijakan keras selama kepemimpinan Presiden Donald Trump.

BacaJuga:

Mahmoud Abbas di Majelis Umum PBB: Kebijakan Israel Ancam Keberadaan Warga Palestina

Sambil Pamerkan Foto Korban Perang di PBB, Presiden Iran Sebut AS-Israel Pelaku Teror

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Total angka bulan lalu akan menjadi hitungan tertinggi pada Februari sejak 2006. Sumber yang memberikan angka kepada Reuters itu berbicara tanpa menyebut nama.

Meningkatnya jumlah anak yang tiba di perbatasan tanpa orang tua atau wali resmi telah memaksa pejabat AS dalam beberapa pekan terakhir mencari pilihan tempat tinggal dan mengambil langkah untuk mempercepat pembebasan mereka kepada para sponsor di Amerika Serikat.

Hampir 100.000 migran yang ditahan di perbatasan pada Februari menunjukkan peningkatan lebih dari 78.000 pada Januari.

Total migran pada Februari tampaknya menjadi angka bulanan tertinggi sejak Juni 2019 selama lonjakan besar di perbatasan. Keadaan itu dijadikan Trump sebagai pembenaran untuk memberlakukan tindakan keras imigrasi secara luas.

Seorang juru bicara Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS mengatakan statistik resmi untuk Februari kemungkinan akan dirilis minggu depan.

Agen Patroli Perbatasan AS menangkap lebih dari 4.500 migran yang melintasi perbatasan AS-Meksiko dalam satu hari pada Rabu (3/3), menurut data pemerintah yang dibagikan kepada Reuters. Angka itu menjadi suatu tanda bahwa kedatangan migran ilegal dapat terus meningkat pada Maret.

Partai Republik mengkritik Biden karena membatalkan kebijakan imigrasi garis keras versi Trump, dengan mengatakan bahwa perubahan itu akan mengarah pada lebih besar jumlah imigrasi ilegal.

Kevin McCarthy, petinggi Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat, mengirim surat kepada Biden pada Jumat (5/3), meminta pertemuan untuk membahas masalah tersebut. Ia “sangat prihatin” dengan pendekatan pemerintah mengenai masalah perbatasan.

“Kita harus mengakui ada krisis perbatasan, mengembangkan rencana, dan, dengan tegas, melarang orang-orang dari Meksiko dan Amerika Tengah untuk melakukan perjalanan berbahaya ke perbatasan kita di selatan,” tulis McCarthy dalam surat itu.

Tingkat angka resmi penangkapan para migran yang mencoba melintasi perbatasan secara ilegal meningkat selama setahun terakhir di bawah kebijakan era Trump, yang dikenal sebagai Judul 42.

Kebijakan itu, yang dikeluarkan atas dasar kesehatan masyarakat di tengah pandemi virus corona, memungkinkan otoritas AS untuk dengan cepat mengusir migran yang tertangkap menyeberang.

Dalam beberapa kasus, para migran mencoba melintasi perbatasan lagi.

Biden pada Februari membebaskan anak-anak tanpa pendamping dari kebijakan tersebut. (bro)

Tags: Amerika SerikatImigran

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Mahmoud Abbas di Majelis Umum PBB: Kebijakan Israel Ancam Keberadaan Warga Palestina

Jumat, 25 September 2026 - 15:52
masoud
Internasional

Sambil Pamerkan Foto Korban Perang di PBB, Presiden Iran Sebut AS-Israel Pelaku Teror

Kamis, 24 September 2026 - 13:47
haji
Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Senin, 21 September 2026 - 20:02
Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3842 shares
    Share 1537 Tweet 961
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.