INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 telah setahun melanda Indonesia dan dunia. Dampaknya telah meluluhlantakkan berbagai sektor, tidak hanya di bidang kesehatan tetapi juga perekonomian.
Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19, mulai dari pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan PPKM Mikro. Ini semua dilakukan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 agar kesehatan dan ekonomi pulih.
“Pemerintah melalui berbagai kebijakan terus mengupayakan agar laju penyebaran virus bisa ditekan, sehingga kesehatan dan perekonomian dapat pulih,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato, Selasa (2/3/2021).
Menurut Airlangga, perekonomian Indonesia yang didominasi konsumsi domestik menunjukkan tren meningkat. Aktivitas manufaktur masih berada pada level ekspansif 50,9 pada Februari 2021, sementara indeks kepercayaan konsumen juga terus membaik.
Selain itu, permintaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus meningkat. “Ini mencerminkan pulihnya tingkat kepercayaan publik. Pada saat yang sama, realisasi investasi juga meningkat, mencerminkan persepsi positif investor,” kata Airlangga.
Airlangga mengatakan, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan pulih pada tahun 2021, persisnya di kisaran 4,5-5,3 persen.
Hal tersebut sejalan dengan pemulihan perekonomian global, yang diperkirakan tumbuh dalam rentang 4,0 hingga 5,5 persen pada tahun sama.
Perkembangan kasus Covid-19 pun, lanjut Airlangga, menunjukkan progres membaik. Ini tercermin dari tren angka kesembuhan yang meningkat hingga 85,88 persen, dan tren angka kematian terus menurun hingga 2,71 persen.
Indikator lainnya, kata Airlangga, juga menunjukkan perbaikan, seperti penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar rupiah, kenaikan harga komoditas, dan surplus neraca perdagangan yang mencapai US $ 21,74 miliar pada tahun 2020 atau tertinggi sejak tahun 2011.
Menurut Airlangga, pemulihan ekonomi Indonesia sudah berada pada jalur yang tepat. Indonesia juga merupakan salah satu negara yang mampu menurunkan angka kematian sembari mempertahankan kinerja ekonomi yang relatif baik.
Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan dana PC-PEN pada tahun 2021 sebesar Rp699,43 triliun dengan fokus pada intervensi kesehatan, program perlindungan sosial, dukungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan program padat karya/prioritas lainnya.
Dalam hal reformasi struktural dan transformasi ekonomi, Airlangga menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan UU Cipta Kerja beserta peraturan pelaksanaannya sesuai dengan standar internasional terutama pada isu-isu yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan hidup dan hak para pekerja.
Kemudian untuk menggenjot belanja kelas menengah dan atas, pemerintah memberikan insentif PPN Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor dan insentif PPN untuk perumahan.
Proyek Strategis Nasional (PSN) pun akan tetap dilanjutkan di tengah pandemi Covid-19, dengan total 201 proyek dan 10 program yang memiliki nilai investasi lebih dari 4,817 triliun rupiah.
“Pembangunan infrastruktur akan membantu pemerataan ekonomi di wilayah Indonesia sekaligus meningkatkan investasi,” katanya.
Indonesia juga akan memanfaatkan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang memberikan manfaat akses pasar yang lebih luas, akses Foreign Direct Investment (FDI), dan integrasi dalam rantai pasokan dunia.
Terkait pandemi, kata Airlangga, pemerintah akan fokus pada kebijakan PPKM Mikro, vaksinasi, testing, tracing dan treatment (3T), dan penegakan protokol kesehatan berupa menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker (3M).
“Pemerintah mengadakan program vaksin gotong royong yang melibatkan pihak swasta untuk bertanggung jawab melakukan vaksinasi kepada karyawannya. Selain itu, lembaga penelitian dan perguruan tinggi dalam negeri juga tengah mengembangkan Vaksin Merah Putih,” pungkasnya. (dam)











