• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Setahun Pandemi, Indonesia Optimistis Ekonomi Akan Pulih

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 3 Maret 2021 - 17:08
in Nasional
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Instagram/@airlanggahartarto_official

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Instagram/@airlanggahartarto_official

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 telah setahun melanda Indonesia dan dunia. Dampaknya telah meluluhlantakkan berbagai sektor, tidak hanya di bidang kesehatan tetapi juga perekonomian.

Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19, mulai dari pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan PPKM Mikro. Ini semua dilakukan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 agar kesehatan dan ekonomi pulih.

BacaJuga:

Hadir pada Panen Raya Kedelai di Nganjuk, TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Dukung Program MBG, BPJPH Sosialisasikan Sertifikasi Halal kepada SPPG

Tumbuh Signifikan, KAI Group Layani 3,2 Juta Pelanggan Kereta Bandara hingga April 2026

“Pemerintah melalui berbagai kebijakan terus mengupayakan agar laju penyebaran virus bisa ditekan, sehingga kesehatan dan perekonomian dapat pulih,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato, Selasa (2/3/2021).

Menurut Airlangga, perekonomian Indonesia yang didominasi konsumsi domestik menunjukkan tren meningkat. Aktivitas manufaktur masih berada pada level ekspansif 50,9 pada Februari 2021, sementara indeks kepercayaan konsumen juga terus membaik.

Selain itu, permintaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus meningkat. “Ini mencerminkan pulihnya tingkat kepercayaan publik. Pada saat yang sama, realisasi investasi juga meningkat, mencerminkan persepsi positif investor,” kata Airlangga.

Airlangga mengatakan, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan pulih pada tahun 2021, persisnya di kisaran 4,5-5,3 persen.

Hal tersebut sejalan dengan pemulihan perekonomian global, yang diperkirakan tumbuh dalam rentang 4,0 hingga 5,5 persen pada tahun sama.

Perkembangan kasus Covid-19 pun, lanjut Airlangga, menunjukkan progres membaik. Ini tercermin dari tren angka kesembuhan yang meningkat hingga 85,88 persen, dan tren angka kematian terus menurun hingga 2,71 persen.

Indikator lainnya, kata Airlangga, juga menunjukkan perbaikan, seperti penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar rupiah, kenaikan harga komoditas, dan surplus neraca perdagangan yang mencapai US $ 21,74 miliar pada tahun 2020 atau tertinggi sejak tahun 2011.

Menurut Airlangga, pemulihan ekonomi Indonesia sudah berada pada jalur yang tepat. Indonesia juga merupakan salah satu negara yang mampu menurunkan angka kematian sembari mempertahankan kinerja ekonomi yang relatif baik.

Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan dana PC-PEN pada tahun 2021 sebesar Rp699,43 triliun dengan fokus pada intervensi kesehatan, program perlindungan sosial, dukungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan program padat karya/prioritas lainnya.

Dalam hal reformasi struktural dan transformasi ekonomi, Airlangga menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan UU Cipta Kerja beserta peraturan pelaksanaannya sesuai dengan standar internasional terutama pada isu-isu yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan hidup dan hak para pekerja.

Kemudian untuk menggenjot belanja kelas menengah dan atas, pemerintah memberikan insentif PPN Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor dan insentif PPN untuk perumahan.

Proyek Strategis Nasional (PSN) pun akan tetap dilanjutkan di tengah pandemi Covid-19, dengan total 201 proyek dan 10 program yang memiliki nilai investasi lebih dari 4,817 triliun rupiah.

“Pembangunan infrastruktur akan membantu pemerataan ekonomi di wilayah Indonesia sekaligus meningkatkan investasi,” katanya.

Indonesia juga akan memanfaatkan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang memberikan manfaat akses pasar yang lebih luas, akses Foreign Direct Investment (FDI), dan integrasi dalam rantai pasokan dunia.

Terkait pandemi, kata Airlangga, pemerintah akan fokus pada kebijakan PPKM Mikro, vaksinasi, testing, tracing dan treatment (3T), dan penegakan protokol kesehatan berupa menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker (3M).

“Pemerintah mengadakan program vaksin gotong royong yang melibatkan pihak swasta untuk bertanggung jawab melakukan vaksinasi kepada karyawannya. Selain itu, lembaga penelitian dan perguruan tinggi dalam negeri juga tengah mengembangkan Vaksin Merah Putih,” pungkasnya. (dam)

Tags: Ekonomi NasionalKemenko Perekonomianpandemi covid-19Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait.

panen
Nasional

Hadir pada Panen Raya Kedelai di Nganjuk, TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:30
siswa mbg
Nasional

Dukung Program MBG, BPJPH Sosialisasikan Sertifikasi Halal kepada SPPG

Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:20
kai
Nasional

Tumbuh Signifikan, KAI Group Layani 3,2 Juta Pelanggan Kereta Bandara hingga April 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:11
borgol
Nasional

Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:12
lcc
Nasional

Anggaran Tanding Ulang LCC Empat Pilar MPR RI Dipertanyakan

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:02
sultan
Nasional

Kepala Daerah Harus Dampingi Kelompok Usaha Ibu-Ibu PKK di Desa, Begini Pesan Ketua DPD RI

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:21

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1642 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1187 shares
    Share 475 Tweet 297
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.