• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Vaksinasi Guru di Banten Picu Kerumunan, Ini Penjelasan Kadinkes

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 27 Februari 2021 - 18:11
in Nusantara
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten Tabrani sedang dilakukan pengecekan kesehatan sebelum dilakukan vaksinasi untuk pejabat dan ASN pelayanan publik di Banten di Serang, Rabu. Foto : Antara/Mulyana

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten Tabrani sedang dilakukan pengecekan kesehatan sebelum dilakukan vaksinasi untuk pejabat dan ASN pelayanan publik di Banten di Serang, Rabu. Foto : Antara/Mulyana

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Vaksinasi massal yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terhadap ribuan guru SMA/SMK/SKh Negeri memicu terjadinya kerumunan yang berpontesi melanggar protokol kesehatan (prokes).

Ini terlihat ketika para guru mengikuti vaksinasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, di Kota Serang, Jumat (26/2/2021). Para guru menunggu giliran divaksin dengan berkerumun tanpa memperhatikan sosial distancing dan physical distancing (jaga jarak).

BacaJuga:

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Vaksinasi massal ketiga ini sasarannya antara lain pelayan publik, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan para guru SMA/SMK/SKh di bawah tanggung jawab Pemprov Banten.

Merespons adanya kerumunan saat vaksinasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, sebenarnya dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut sudah mengacu aturan yang telah ditentukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai dari petunjuk teknis sampai strategi percepatan penanganan vaksinasi.

Ati mengaku pihaknya telah menentukan jadwal kedatangan dan pelaksanaan vaksinasi. Namun, pada saat pelaksanaanya peserta yang seharusnya menunggu di luar malah masuk ke lokasi, sehingga kerumunan tak bisa terhindarkan.

Ati menjelaskan, skema kedua nanti dilakukan melalui kegiatan vaksinasi massal di institusi masing-masing dan vaksinasi massal bergerak. ”Vaksinasi tahap berikutnya dengan sasaran para pedagang,” ujarnya, Sabtu (27/2/2021).

Ati menjelaskan, vaksinasi massal di Pemprov Banten itu digelar sejak 24 hingga 27 Februari 2021 untuk pemberian dosis pertama dengan menyasar sebanyak 13.500 peserta. Per hari pihaknya menargetkan sebanyak 3.500 peserta

”Suntikan kedua 10-14 Maret. Guru yang divaksin adalah guru SMA/SMK/Skh milik pemerintah, ada 11 ribu PNS dan non PNS. Untuk guru SMP dan SD dilakukan di masing-masing kabupaten/kota,” katanya.

Ati mengungkapkan, hingga hari ini, pihaknya belum mendapat laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) massal tersebut. (dam)

Tags: ASNgurupnsvaksinVaksinasi

Berita Terkait.

Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan 21,9 Kg Sabu di Bengkalis, Nilai Capai Rp32,8 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 14:31

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.