• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Menlu G7 Kutuk Kekerasan terhadap Pengunjukrasa Myanmar

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 23 Februari 2021 - 21:59
in Internasional
Tentara berjaga saat aksi protes berlangsung di Yangon, Myanmar, Senin (15/2/2021), untuk menentang kudeta militer. Foto: Antara/REUTERS/Stringer/foc

Tentara berjaga saat aksi protes berlangsung di Yangon, Myanmar, Senin (15/2/2021), untuk menentang kudeta militer. Foto: Antara/REUTERS/Stringer/foc

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kelompok Menteri Luar Negeri G7 mengutuk keras kekerasan otoritas terhadap para pengunjuk rasa anti junta militer Myanmar.

G7 adalah kelompok yang terdiri dari Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris Raya, dan Amerika Serikat serta Perwakilan Tinggi Uni Eropa (EU).

BacaJuga:

9 WNI Diculik Israel, Menlu Koordinasi dengan Yordania dan Turki

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang

Usai Xi Jinping Temui Trump, Kini Giliran Putin Bertolak ke China

“Kami, Menteri Luar Negeri Kelompok G7 […] dengan tegas mengutuk kekerasan yang dilakukan oleh pasukan keamanan Myanmar terhadap aksi protes yang dilakukan secara damai,” kata mereka, seperti dikutip Antara dari keterangan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.

“Penggunaan amunisi secara langsung terhadap orang yang tidak bersenjata adalah suatu hal yang tidak dapat diterima. Siapa pun yang menanggapi protes damai dengan kekerasan harus dimintai pertanggungjawaban,” kata Menlu G7.

Pernyataan tersebut muncul setelah korban berjatuhan akibat tindakan pasukan keamanan selama menangani aksi protes damai di Myanmar.

Menurut laporan Reuters, Selasa, tiga pengunjuk rasa menjadi korban jiwa dalam bentrok dengan otoritas keamanan. Dua tewas ditembak di Mandalay pada Sabtu (20/2), dan satu perempuan juga meninggal pada Jumat (19/2) usai ditembak di Naypyitaw satu pekan sebelumnya.

Sementara pihak militer, menurut Reuters dalam laporan yang sama, menyebutkan bahwa satu petugas kepolisian tewas akibat terluka saat aksi protes. Militer menuding pengunjuk rasa menyulut kekerasan.

Militer Myanmar melancarkan kudeta pada 1 Februari terhadap pemerintahan yang terpilih secara demokratis, dan menahan pemimpin negara itu, Aung San Suu Kyi, serta sejumlah tokoh politik.

“Kami menyerukan lagi pembebasan segera dan tanpa syarat bagi mereka yang ditahan secara sewenang-wenang, termasuk Penasihat Negara Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint,” kata kelompok Menlu G7.

Selain itu, para Menlu G7 juga menyerukan agar penindasan “secara sistematis dengan mengincar para pengunjuk rasa, dokter, masyarakat sipil, dan jurnalis dihentikan.”

G7 juga mendesak junta militer Myanmar mencabut keadaan darurat yang dinyatakannya. (bro)

Tags: kudetaMenlu G7Myanmar

Berita Terkait.

wni
Internasional

9 WNI Diculik Israel, Menlu Koordinasi dengan Yordania dan Turki

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:12
GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang
Internasional

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:57
Putin
Internasional

Usai Xi Jinping Temui Trump, Kini Giliran Putin Bertolak ke China

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:13
Saan
Internasional

Pimpinan DPR Desak Kemlu Jamin Keselamatan 5 WNI yang Diculik Tentara Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01
DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel
Internasional

DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:10
Rupiah Terus Melemah, Harga Mi Instan hingga Tahu-Tempe Terancam Naik
Internasional

WNI Diculik Israel, Kemlu Siapkan Dokumen Darurat dan Bantuan Medis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:15

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2818 shares
    Share 1127 Tweet 705
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.