• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Konflik Berlanjut, Australia Kampanye Vaksin Covid-19 Tanpa FB

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 21 Februari 2021 - 15:41
in Internasional
Orang-orang mengenakan masker berjalan di kawasan CBD Melbourne di Victoria, Australia, pada (19/10/2020). Foto: Antara /Xinhua-Bai Xue/hp

Orang-orang mengenakan masker berjalan di kawasan CBD Melbourne di Victoria, Australia, pada (19/10/2020). Foto: Antara /Xinhua-Bai Xue/hp

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Australia menjanjikan kampanye publisitas untuk peluncuran vaksin Covid-19 pada Minggu (21/2/2021). Ironisnya, kampanye itu tidak dengan memasang iklan di Facebook (FB). Ini karena perselisihan berlanjut atas raksasa media sosial (medsos) yang memblokir konten berita dari platformnya di Negeri Kanguru.

Keputusan mendadak Facebook Inc pada Kamis (18/2/2021) untuk menghentikan warga Australia berbagi berita di platformnya dan melucuti halaman saluran media dalam dan luar negeri juga menutup beberapa akun pemerintah negara bagian dan departemen kedaruratan, menimbulkan tanggapan marah dari anggota parlemen di seluruh dunia.

BacaJuga:

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

Beberapa jam sebelum Australia mulai menginjeksikan vaksin Pfizer atau BioNTech, Menteri Kesehatan (Menkes) Greg Hunt mengatakan pemerintah akan memulai kampanye komunikasi yang luas, termasuk secara daring, untuk memastikan orang-orang yang rentan muncul untuk disuntik.

Tetapi larangan pengeluaran departemen kesehatan untuk beriklan di FB akan tetap berlaku sampai perselisihan antara perusahaan teknologi raksasa itu dan Australia –mengenai undang-undang baru untuk membuat Facebook membayar konten berita– diselesaikan.

“Dalam pengawasan saya, sampai masalah ini diselesaikan, tidak akan ada iklan Facebook,” kata Hunt kepada Australian Broadcasting Corp.

“Belum ada komisi atau lembaga yang dibentuk menangani sejak perselisihan ini muncul. Pada dasarnya Anda memiliki raksasa perusahaan yang bertindak sebagai pengganggu yang berdaulat dan mereka tidak akan lolos begitu saja,” ujarnya.

Sejak berita itu ditutup, Bendahara Josh Frydenberg mengaku akan berbicara dengan FB tentang perpindahannya selama akhir pekan. Pada Sabtu (20/2/2021), Perdana Menteri (PM) Scott Morrison mengatakan, ”FB telah ‘secara tentatif berteman dengan kami lagi’ tanpa memberikan rincian lebih lanjut”.

Dia mendapat suntikan pada Minggu (21/2/2021) untuk mempublikasikan program tersebut, mengatakan, “negara itu akan menggunakan ‘semua mekanisme komunikasi yang tersedia bagi kami untuk menjangkau orang-orang’ tanpa berkomentar secara khusus tentang iklan FB”.

Hunt mengatakan, pihak berwenang akan menggunakan setiap saluran untuk mendorong warga Australia mendapatkan vaksin, termasuk pesan-pesan di penyiar SBS berbahasa asing, tetapi ‘ada kapasitas untuk melakukan iklan berbayar –di FB– dan elemen itu tidak ada di kartu … untuk saat ini’.

Kantor Frydenberg tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters seperti dikutip Antara pada Minggu (21/2/2021).

Perwakilan FB mengatakan dalam email bahwa perusahaan itu terlibat dengan Pemerintah Australia untuk menguraikan kekhawatirannya yang sedang berlangsung dengan undang-undang yang diusulkan –dan akan– terus bekerja dengan pemerintah dalam amendemen undang-undang, dengan tujuan mencapai jalan yang stabil, jadi untuk FB dan para penerbit. (aro)

Tags: Australiacovid-19Facebook

Berita Terkait.

Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15
toys
Internasional

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:02
IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran
Internasional

IRGC Tegaskan Selat Hormuz Baru Dibuka jika AS Penuhi Syarat Iran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:30
Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2207 shares
    Share 883 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.