• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Biden Janjikan Dana Rp56,3 Triliun untuk Vaksin COVAX

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 19 Februari 2021 - 23:48
in Internasional
Presiden AS Joe Biden (ANTARA/REUTERS)

Presiden AS Joe Biden (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintahan Amerika Serikat (AS) dalam pertemuan G7 menyatakan komitmen pendanaan senilai empat miliar dollar AS (sekitar Rp 56,3 triliun) dalam membantu program pengadaan vaksin global COVAX.

Presiden Joe Biden seperti dikutip Antara, Jumat (19/2/2021), akan memanfaatkan pertemuan pertamanya dengan kelompok tujuh ekonomi terbesar dunia itu untuk mengumumkan sumbangan sebesar dua miliar dolar AS (sekitar Rp 28,15 triliun) untuk program tersebut.

BacaJuga:

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Pemerintah AS akan memberikan sisa dana yang dijanjikan itu dalam dua tahun mendatang, selagi negara-negara lain membuat dan memenuhi janji pendanaan mereka masing-masing, kata pejabat tersebut. “Kami ingin mengubah 2 miliar dolar ini menjadi beberapa miliar dolar, setidaknya hingga 15 miliar dolar,” kata pejabat tersebut, saat menyebutkan jumlah dana yang dibutuhkan untuk program vaksinasi global. Pendanaan yang dijanjikan AS saat ini sudah mendapatkan persetujuan dari Kongres.

COVAX merupakan fasilitas pengadaan vaksin Covid-19 secara multilateral yang terutama ditujukan untuk negara-negara berkembang dan miskin. Fasilitas ini digagas bersama oleh lembaga internasional, salah satunya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sikap Biden merupakan tindakan jauh berbeda dari ancaman yang dikeluarkan oleh pendahulunya, Donald Trump, untuk keluar dari WHO. Trump menuding WHO terlalu dekat dengan China.

COVAX menargetkan pengiriman sedikitnya dua miliar dosis vaksin per akhir 2021 untuk mencakup 20 persen masyarakat paling rentan di negara-negara miskin dan berpendapatan menengah. Program tersebut bagaimanapun, berisiko gagal karena alasan kekurangan dana.

Kepala aliansi vaksin global, Gavi –lembaga yang juga menggagas COVAX, menyebut pula bahwa COVAX membutuhkan dukungan politis, seiring dengan banyak negara makmur yang mencapai kesepakatan baru dengan pengembang vaksin demi mengamankan pasokan.

Sementara itu, pejabat AS mengatakan bahwa sumbangan negara itu kepada COVAX tidak akan mengganggu janji Biden untuk menyediakan vaksin yang cukup pada akhir Juli bagi semua warga Amerika yang ingin divaksin. “Ketika kita memiliki pasokan yang cukup, tujuan kami adalah mempertimbangkan donasi kelebihan vaksin, tentu saja demikian,” kata pejabat tersebut. (wib)

Tags: Amerika SerikatJoe BidenVaksin COVAX

Berita Terkait.

ABK
Internasional

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Jumat, 17 April 2026 - 18:01
Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI
Internasional

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Jumat, 17 April 2026 - 13:03
Nuklir
Internasional

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Kamis, 16 April 2026 - 12:01
Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran
Internasional

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 12:36
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23
Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.