• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

BKSDA Kalbar Lepasliarkan 174 Jalak Kerbau

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 9 Februari 2021 - 22:01
in Daerah
Jalak Kerbau. Foto: Wikipedia

Jalak Kerbau. Foto: Wikipedia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat melepasliarkan sebanyak 174 ekor burung Jalak Kerbau (Acridotheres Javanicus) di alam atau hutan wilayah Kalbar.

Kepala BKSDA Kalbar, Sadtata Noor Adirahmanta di Pontianak, Selasa mengatakan, sebanyak 174 ekor burung Jalak Kerbau itu merupakan hasil penyerahan dari Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan Laut (KP3L) Pelabuhan Dwikora Pontianak, Minggu (7/2) kemarin.

BacaJuga:

Gempa Dangkal Berturut-turut Menggetarkan Wilayah Pasuruan di Jawa Timur

Pesan Andra Soni di Musprov Kadin Banten: Ciptakan Iklim Usaha Kondusif Tanpa Pungli

Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha Mikro dan Kecil Terdampak Bencana di Aceh

“Karena burung Jalak Kerbau merupakan endemik Kalimantan Barat, maka burung tersebut langsung kami lepasliarkan agar mereka tidak terlalu lama di dalam sangkar,” ujarnya.

Selain itu, dilepasliarkannya burung Jalak Kerbau tersebut juga untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan lingkungan, katanya.

Menurut dia, status burung Jalak Kerbau memang belum termasuk dilindungi, tetapi tetap perlu harus dijaga populasi burung tersebut, dan pengangkutannya juga tidak dilengkapi dokumen resmi.

Sebelumnya, BKSDA Kalbar dan KP3L Pelabuhan Dwikora Pontianak berhasil menyita sebanyak 174 ekor burung Jalak Kerbau yang akan dibawa ke Pulau Jawa menggunakan angkutan laut.

Sebanyak 174 ekor burung Jalak Kerbau itu dimasukkan ke dalam 10 keranjang yang didesain sedemikian rupa, dan ditemukan petugas dalam bak muatan sebuah mobil truk yang akan menuju Pulau Jawa.

Dia menambahkan, banyaknya burung tanpa dokumen yang sah dalam jumlah besar dan direncanakan keluar dari Kalimantan Barat ini kemungkinan besar merupakan modus perdagangan satwa liar.

“BKSDA Kalbar selaku otoritas yang menangani peredaran tumbuhan dan satwa liar sangat menyayangkan terjadinya kegiatan ilegal seperti ini. Peredaran satwa ilegal yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan menurunnya populasi dan mengancam kelestariannya,” katanya. (bro)

Tags: BKSDA KalbarJalak Kerbau

Berita Terkait.

Gempa Dangkal Berturut-turut Menggetarkan Wilayah Pasuruan di Jawa Timur
Daerah

Gempa Dangkal Berturut-turut Menggetarkan Wilayah Pasuruan di Jawa Timur

Kamis, 5 November 2026 - 08:33
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Daerah

Pesan Andra Soni di Musprov Kadin Banten: Ciptakan Iklim Usaha Kondusif Tanpa Pungli

Rabu, 4 November 2026 - 21:45
Polisi Tegaskan Narasi SIM Gratis 2026 di TikTok Hoaks
Daerah

Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha Mikro dan Kecil Terdampak Bencana di Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 21:05
mulyadi
Daerah

Jayabaya Serukan Masyarakat Banten Kawal Kapolri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:43
bc3
Daerah

Sisir Empat Kecamatan, Bea Cukai dan Pemkab Malang Amankan 12.364 Batang Rokok Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 12:22
bc2
Daerah

Bea Cukai Jayapura Amankan 643 Ribu Batang Rokok Ilegal hingga Akhir September 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:21

OLAHRAGA

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Olahraga

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 4 November 2026 - 22:31

INDOPOSCO.ID – Tata kelola kompetisi futsal nasional kembali mendapat sorotan. Kali ini, kritik datang dari Pangsuma FC yang menilai pengelolaan...

SelengkapnyaDetails
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Raja Sapta Oktohari

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31
noc

Diplomasi Olahraga Okto, Indonesia Incar World Skate Championships di Bali

Rabu, 4 November 2026 - 13:13
piala

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Selasa, 3 November 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3331 shares
    Share 1332 Tweet 833
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2304 shares
    Share 922 Tweet 576
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1876 shares
    Share 750 Tweet 469
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.