Olahraga

Inggris dan Kanada Gabung dengan Boikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing

INDOPOSCO.ID – Kanada bergabung dengan Inggris, Australia dan Amerika Serikat (AS) dalam boikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing, Rabu, sementara China menyebut boikot itu sebagai “sikap politik” dan kampanye kotor.

Amerika Serikat adalah negara pertama yang mengumumkan boikot itu, Senin, dan menyatakan pejabat pemerintahnya tidak akan menghadiri Olimpiade Beijing yang akan digelar Februari karena “kekejaman” hak asasi manusia China, beberapa pekan setelah pembicaraan untuk meredakan ketegangan hubungan antara dua negara ekonomi terbesar dunia itu.

China, Selasa, mengatakan Amerika Serikat akan “membayar harga” untuk keputusannya dan memperingatkan tindakan balasan tetapi tidak memberikan rincian. Komite Olimpiade Internasional (IOC) berusaha untuk meredam boikot diplomatik yang berkembang.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan Beijing seharusnya menyadari kekhawatiran lama Barat soal hak asasi manusia di China.

“(Jadi) seharusnya tidak mengejutkan bahwa kami memutuskan untuk tidak mengirim perwakilan diplomatik,” ujar Trudeau dikutip dari Reuters, Kamis (9/12/2021).

Keputusan Trudeau tersebut tampaknya akan menambah ketegangan pada hubungan yang sudah tegang karena penahanan Chief Financial Officer Huawei Technologies, Meng Wanzhou, berdasarkan surat perintah AS.

Meng berada di bawah tahanan rumah di Vancouver, di mana dia berjuang melawan ekstradisi ke Amerika Serikat selama hampir tiga tahun atas tuduhan penipuan bank. Dia dibebaskan dan kembali ke China pada bulan September.

Dua warga Kanada, Michael Kovrig dan Michael Spavor, yang ditangkap oleh Beijing tak lama setelah penahanan Meng pada 2018, juga dibebaskan pada September.

Sementara itu, Presiden IOC Thomas Bach mengatakan komite selalu memperhatikan partisipasi para atlet di Olimpide.

“Kami menyambut baik dukungan untuk tim Olimpiade mereka yang telah ditekankan oleh semua pemerintah ini,” kata Bach.

“Ini memberikan kepastian kepada para atlet dan ini tentang IOC.”

Menanggapi pertanyaan apakah Inggris akan mengikuti jejak Amerika Serikat, Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan” akan ada boikot diplomatik yang efektif terhadap Olimpiade Musim Dingin di Beijing, tidak ada menteri yang diharapkan hadir dan tidak ada pejabat.”

“Saya tidak berpikir bahwa boikot olahraga masuk akal dan itu tetap menjadi kebijakan pemerintah,” Johnson menambahkan, menunjukkan bahwa atlet Inggris masih akan berkompetisi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button