• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Australia Ikuti Langkah AS Boikot Olimpiade Beijing

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 8 Desember 2021 - 16:51
in Olahraga
Atlet ski

Atlet ski Swiss Tobias Baur bersama atlet Italia Dominik Zuech dan atlet ski Perancis Romain Mari beraksi pada nomor lintas ski putra pada uji coba Olimpiade Musin Dingin Beijing 2022 di Genting Snow Park, Zhangjiakou, China, Sabtu (27/11/2021). Antara/Reuters/Tingshu Wang/rwa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Australia tidak akan mengirim pejabat ke Olimpiade musim dingin Beijing, mengikuti langkah Amerika Serikat yang melakukan boikot diplomatik terhadap acara olahraga tersebut.

Keputusan itu, menurut Morrison, diambil di tengah” ketidaksepakatan” dengan China atas banyak masalah, mulai dari undang-undang campur tangan asing Australia hingga keputusan baru- baru ini untuk mengakuisisi kapal selam bertenaga nuklir.

BacaJuga:

Cukur Manchester City, Arsenal Angkat Trofi Community Shield 2026

Arsenal vs Manchester City: Tradisi The Gunners Dihantui Ancaman Erling Haaland

Gabung Atletico Madrid, Cristian Romero Tegaskan Hal Penting ke Tottenham

Morrison juga menyebutkan pelanggaran hak asasi manusia di wilayah Xinjiang dan pembekuan berkelanjutan Beijing pada kontak menteri dengan Canberra.

“Australia tidak akan mundur dari posisi kuat yang kami miliki untuk membela kepentingan Australia, dan jelas tidak mengherankan bahwa kami tidak akan mengirim pejabat Australia ke Olimpiade itu,” kata Morrison, dikutip dari AFP, Rabu (8/12/2021), seperti dikutip Antara.

Keputusan itu muncul sehari setelah Amerika Serikat mengumumkan boikot diplomatiknya.

Keputusan AS diambil dengan menyebut genosida China terhadap minoritas Uyghur dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya sebagai salah satu alasannya.

Hubungan Australia dengan China memburuk dalam beberapa tahun terakhir, ketika Beijing memberlakukan sanksi hukuman terhadap barang-barang Australia dalam perselisihan politik sengit yang telah menjerumuskan hubungan ke dalam krisis paling serius sejak kejadian lapangan tiananmen pada 1989.

China marah atas kesediaan Australia membuat undang-undang operasi pengaruh luar negeri, yang melarang kontrak 5G Huawei dan menyerukan penyelidikan independen mengenai asal-usul pandemi virus corona.

Sejumlah barang Australia–termasuk barli, batu bara, kapas, kayu, lobster karang, anggur, daging sapi, biji- bijian, dan produk susu– semuanya dikenakan sanksi dari mitra dagang terbesarnya.

Baca Juga : AS Boikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Langkah Australia baru-baru ini untuk melengkapi angkatan lautnya dengan kapal selam bertenaga nuklir di bawah pakta pertahanan baru dengan Inggris dan Amerika Serikat yang secara luas dilihat sebagai upaya untuk melawan pengaruh China di kawasan Pasifik semakin membuat marah Beijing.

Setidaknya dua warga Australia saat ini ditahan di China, jurnalis Cheng Lei ditahan selama lebih dari satu tahun dan akademisi Yang Jun diadili karena spionase.

Morrison mengatakan, para pejabat Canberra “selalu terbuka” untuk melakukan pembicaraan dengan Beijing, tetapi upaya itu telah ditolak.

“Tidak ada hambatan yang terjadi di pihak kami, tetapi pemerintah China secara konsisten tidak menerima kesempatan bagi kami untuk bertemu membicarakan tentang masalah ini,” katanya.

“Australia adalah negara olahraga yang hebat dan saya sangat memisahkan masalah olahraga dan masalah politik lainnya. Ini masalah antara dua pemerintah. Dan saya ingin masalah itu diselesaikan,” tambahnya.

Komite Olimpiade Australia (AOC) mengatakan, mereka menghormati keputusan pemerintah, menambahkan bahwa hal itu tidak akan mempengaruhi persiapan tim Australia.

“AOC sangat fokus untuk memastikan bahwa anggota tim dapat melakukan perjalanan dengan aman ke China mengingat kompleksitas lingkungan Covid, dengan atlet kami berangkat dari lokasi luar negeri,” kata kepala AOC Matt Carroll.

“Membawa para atlet ke Beijing dengan selamat, berkompetisi dengan aman, dan membawa mereka pulang dengan selamat tetap menjadi tantangan terbesar kami,” sambungnya.

“Atlet Australia kami telah berlatih dan bersaing untuk impian Olimpiade ini selama empat tahun dan kami melakukan segala daya kami untuk memastikan kami dapat membantu mereka berhasil,” ucap Matt Caroll.

Sekitar 40 atlet Australia diperkirakan bertanding di Olimpiade Beijing, yang dibuka pada 4 Februari.(mg3)

Tags: Amerika SerikatAustraliaolimpiadeolimpiade musim dingin beijing

Berita Terkait.

senal
Olahraga

Cukur Manchester City, Arsenal Angkat Trofi Community Shield 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:05
arsenal
Olahraga

Arsenal vs Manchester City: Tradisi The Gunners Dihantui Ancaman Erling Haaland

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:48
Gabung Atletico Madrid, Cristian Romero Tegaskan Hal Penting ke Tottenham
Olahraga

Gabung Atletico Madrid, Cristian Romero Tegaskan Hal Penting ke Tottenham

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:02
Dorong Program SIDAYA, Kemendukbangga Hadirkan Lansia sebagai Tamu Kehormatan Upacara HUT ke-81 RI
Olahraga

Digandrungi Masyarakat Saat Ini, MKGR: Olahraga Padel Jadi Ajang Gotong Royong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:02
MKGR-2026
Olahraga

Demam Padel, MKGR Bertransformasi Gelar Turnamen Nasional 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:03
catur
Olahraga

Selisih Nilai Tipis, Juara Catur Online UT 2026 Ditentukan lewat Tie Break

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:12

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3812 shares
    Share 1525 Tweet 953
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.