• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Tuan Rumah Piala Davis 2022 Diumumkan Pekan Depan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 25 November 2021 - 13:41
in Olahraga
piala davis

Petenis Spanyol Rafael Nadal melakukan selebrasi dengan piala kemenangan dan rekan setim setelah menjurai Davis Cup di Caja Magica, Madrid, Spanyol, Minggu (24/11/2019). ANTARA/REUTERS/Sergio Prez/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Federasi Tenis Internasional (ITF) akan mengumumkan kota-kota tuan rumah final Piala Davis tahun depan sebelum acara tahun ini, yang akan dimulai Kamis, berakhir.

Turnamen yang diikuti oleh 18 negara tersebut tahun ini diadakan di tiga kota, yaitu Madrid, Turin dan Innsbruck.

BacaJuga:

I.League Kembali Izinkan Suporter Hadiri Laga Tandang Liga Indonesia Musim Depan Dengan Syarat

Persija Lengkapi Tim Kepelatihan, Shin Tae-yong Dapat Dukungan Staf Indonesia-Korea

Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

Kompetisi beregu putra, yang dimulai pada 1900, itu telah mengalami berbagai perubahan format, yang paling baru terjadi pada 2019 ketika format “kandang dan tandang” yang lama sebagian besar dibatalkan dan digantikan oleh final bergaya Piala Dunia yang diadakan di Madrid.

Sementara, Piala Davis 2020 tidak digelar karena pandemi.

Laporan yang diterbikan oleh Daily Telegraph, Kamis, dikutip dari Reuters, menyebutkan bahwa ITF bersama dengan Kosmos telah memilih untuk membawa kompetisi tersebut ke Uni Emirat Arab selama lima tahun.

ITF mengeluarkan tanggapan atas spekulasi tersebut, Kamis.

“Spekulasi tentang tuan rumah Final Piala Davis di Timur Tengah bukanlah hal baru,” kata juru bicara ITF.

“Dewan ITF sedang meninjau kota-kota tuan rumah untuk 2022 bersama dengan Kosmos dan berharap untuk membuat keputusan pada akhir Final.”

Perpindahan dari format lama pertandingan kandang dan tandang yang dimainkan selama satu tahun, yang berpuncak pada final yang ditampilkan di tempat salah satu tim yang bertanding, menuai kritik dari dunia tenis.

Sementara final perdana Madrid pada 2019, yang dimenangi oleh Spanyol, dianggap sukses dengan beberapa penampilan berkualitas tinggi, formatnya dianggap bermasalah dengan waktu yang molor dan kurangnya waktu pemulihan bagi para pemain di akhir musim yang panjang.

Penonton di beberapa pertandingan yang dimainkan di tiga lapangan di Caja Magica juga sedikit jauh dari kata ramai yang menjadi ciri khas pertandingan Piala Davis.

Kesepakatan tiga miliar dolar

Kosmos, perusahaan investasi Spanyol yang didirikan oleh pemain sepak bola Gerard Pique, menyetujui kesepakatan senilai tiga miliar dolar AS atau sekitar Rp42,8 triliun selama 25 tahun dengan ITF pada 2018 mengubah kompetisi tersebut.

Menurut kapten tim Jerman, Michael Kohlamnn, waktu untuk format saat ini perlu diperpanjang.

“Dua tahun lalu di Madrid acara tersebut adalah sesuatu yang istimewa tetapi penontonnya tidak ada,” kata Kohlamnn di Innsbruck, di mana timnya berada dalam satu grup dengan Austria dan Serbia.

“Saya pikir format ini harus diberi kesempatan, tetapi saya tidak berpikir bahwa para penggemar akan berkeliling dunia setiap tahun. Ini tidak seperti sepak bola.”

Baca Juga: China Minta Hentikan “Politisasi” Situasi Peng Shuai

Kapten tim Inggris Leon Smith mengatakan para pemain dan kapten harus dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.

“Semua orang ingin Piala Davis memiliki bagian penting ke depan. Berbicara dengan siapa pun: atmosfer, lingkungan sangat penting. Saya tahu bahwa segala sesuatunya harus berubah. Kosmos akan mencoba menemukan yang terbaik, tetapi harus ada keterbukaan dialog tentang masa depan kompetisi.”

Kapten Austria Stefan Koubeck mengatakan Piala Davis tidak akan pernah sama lagi.

“Ini tidak seperti dulu ketika saya masih bermain. Pertandingan kandang sangat dirindukan dan Anda tidak dapat mengimbanginya,” kata Koubeck di Innsbruck, di mana pertandingan akan digelar tanpa penggemar karena penguncian atau lockdown Covid-19.

Final tahun ini berakhir pada 5 Desember di Madrid, Kamis (25/11/2021). (mg3)

Tags: Piala Davis 2022tenis

Berita Terkait.

Suporter
Olahraga

I.League Kembali Izinkan Suporter Hadiri Laga Tandang Liga Indonesia Musim Depan Dengan Syarat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:03
sty
Olahraga

Persija Lengkapi Tim Kepelatihan, Shin Tae-yong Dapat Dukungan Staf Indonesia-Korea

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:21
bek
Olahraga

Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:29
Andra-Soni
Olahraga

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:46
timns
Olahraga

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:55
Marc-Klok
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, Marc Klok: Perjuangan Ini untuk 280 Juta Rakyat Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:28

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2209 shares
    Share 884 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1099 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.