Nusantara

Bea Cukai Tembilahan Musnahkan BMN dan Hibahkan Speedboat ke Dua Desa

INDOPOSCO.ID – Indragiri Hilir merupakan salah satu wilayah yang potensial akan lalu lintas masuk dan keluarnya barang. Mengingat letak geografisnya yang berdekatan dengan negara tetangga dan Kawasan Bebas Batam, serta masyarakat yang bermata pencaharian sebagai pedagang, menjadikan Indragiri Hilir rentan akan masuk dan keluarnya barang-barang yang bersifat ilegal.

Tak hanya Indragiri Hilir, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tembilahan juga bertugas mengawasi pesisir timur Sumatera yang meliputi Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Kuantan Singingi. Dan atas hasil pengawasan tersebut, Bea Cukai Tembilahan berhasil melakukan penindakan atas barang-barang ilegal yang berada pada wilayah pengawasan tersebut.

Pada hari Selasa tanggal 25 Juni 2024 bertempat di halaman KPPBC TMP C Tembilahan, telah dilakukan pemusnahan barang yang menjadi milik negara (BMN) hasil penindakan tahun 2023 s.d. April 2024 dan hibah speedboat yang nantinya akan menjadi ambulans air kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir.

Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Setiawan Rosyidi dalam sambutannya menuturkan bahwa kegiatan pemusnahan dan hibah ini merupakan salah satu kontribusi KPPBC TMP C Tembilahan sebagai unit pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam menjaga keamanan dan ketertiban terhadap pemasukan dan peredaran barang ilegal yang mana terkait fungsi dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai community protector, serta dalam rangka corporate social responsibility dan mendukung aksi kemanusiaan membantu masyarakat sekitar.

Pada periode tahun 2023 – 2024, KPPC TMP C Tembilahan telah melaksanakan 170 kali penindakan terhadap barang impor yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan di bidang Kepabeanan dan Cukai. Tujuan dilakukan penindakan ini selain dampak materil juga dampak non materil berupa terganggunya stabilitas pasar dalam negeri khususnya produk barang sejenis yang dimusnahkan, dan tidak terpenuhinya perlindungan konsumen atau masyarakat.

Adapun barang-barang hasil penindakan yang akan dimusnahkan berupa:
– Produk hasil tembakau berupa rokok sebanyak 5.912.278 batang;
– Minuman keras sebanyak 326 botol dan 384 kaleng;
– Kosmetik sebanyak 2.854 pcs.

1 2Laman berikutnya
mgid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button