Hasil Panen Padi dan Jagung di Luwu Utara Capai Rp 1 Triliun

INDOPOSCO.ID – Bupati Luwu Utara, Sulsel, Indah Putri Indriani menyebutkan hasil panen komoditas padi dan jagung sepanjang Januari hingga Oktober 2022 di wilayahnya mencapai lebih dari Rp1 triliun.
Menurut dia, hasil capaian panen padi dan jagung itu memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat.
“Mayoritas profesi masyarakat di Luwu Utara adalah petani. Tahun ini produksi antah cukup bagus yang terbaru di Kecamatan Sukamaju itu hasil panen padi dan jagungnya jika dikonversi sekitar Rp15,3 miliar,” ujarnya dalam keterangannya yang diterima di Makassar, Sulsel, seperti dikutip Antara, Kamis (17/11/2022).
Indah mengatakan luas tanam padi di Luwu Utara mencapai 40 ribu hektare dengan panen seluas 37 ribu hektare untuk komoditi beras.
Dari hasil panen padi itu diperoleh Rp779,5 miliar. Sementara, luas panen komoditas jagung mencapai 17.429 hektare dengan nilai Rp374 miliar.
“Kalau berdasarkan data per akhir Oktober itu sudah lebih dari Rp1 triliun. Itu padi dari luas lahan 37 ribu hektare yang dipanen dan jagung di lahan 17 ribu hektare,” katanya.
Bupati perempuan pertama di Sulsel yang menjabat dua periode itu berharap capaian produksi padi dan jagung di Luwu Utara mampu berkontribusi untuk nasional.
“Artinya, tahun ini hingga Oktober, hasil panen kita khusus padi dan jagung, mencapai Rp1 triliun lebih. Dengan angka tersebut, kita berharap Luwu Utara dapat berkontribusi nyata terhadap pembangunan nasional. Targetnya, 6,4 juta ton dapat tercapai tahun ini,” tuturnya.
Melihat kondisi tersebut, dapat diyakini kebutuhan beras masyarakat di Kabupaten Luwu Utara tercukupi.
“Ini tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan dalam produksi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Luwu Utara. Ke depan, akan terus kita tingkatkan,” ucap Indah. (mg2)