Kemenkumham Permudah Pendaftaran Perseorangan Pelaku UKM

INDOPOSCO.ID – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memudahkan pendaftaran perseroan perseroan bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat meningkatkan usaha dan memperkuat ketahanan ekonomi.
“Kemenkumham meluncurkan terobosan baru dengan menghadirkan entitas perseroan perorangan dengan tanggung jawab terbatas,” tutur Kakanwil Kemenkumham Kalteng di Palangka Raya, Jumat (18/2/2022), seperti dikutip Antara.
Ia menerangkan, entitas perseroan perseorangan itu diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja yang mana pemerintah memberikan keringanan berusaha kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil (PUMK).
Baca Juga: BCA Komitmen Dukung UMKM Indonesia
Perseroan perorangan merupakan badan hukum perorangan yang memenuhi patokan untuk UMKM, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang undangan mengenai usaha mikro dan kecil.
Kebijakan ini merupakan bentuk implementasi pemerintah dalam menerapkan keringanan berusaha bagi usaha mikro dan kecil. Adanya perseroan perorangan membolehkan pelaku usaha dapat membuat perseroan secara mandiri, terlebih lagi syarat pendirian perseroan ini cukup dibuat satu orang.
“Berbeda dengan perseroan pada umumnya. Pendirian perseroan perseorangan ini cenderung lebih mudah dan sederhana,” tutur Ilham Djaya.
Pendirian perseroan perorangan diharapkan berdampak positif bagi pelaku UKM. Perihal ini karena mempermudah para pelaku usaha mengakses pembiayaan dari perbankan dan juga memberikan perlindungan hukum.
Untuk itu, penerapan kebijakan ini diharapkan juga dapat meningkatkan perekonomian serta daya saing para pelaku usaha dalam menghadapi persaingan global.
“Begitu sederhananya proses pendirian perseroan perorangan ini, tentu harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tutur Iham Djaya.
Ia pun berharap, melalui pendirian perseroan perorangan, masyarakat khususnya usaha mikro dan kecil akan lebih mudah untuk membuka usaha baru. Muaranya, akan berkontribusi positif dalam peningkatan pertumbuhan perekonomian di daerah.
Pernyataan itu dikatakan Ilham terkait materi yang disampaikan ia saat sosialisasi Penyuluhan Hukum bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil. Acara itu diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng di salah satu hotel di Palangka Raya. (mg4)