Nusantara

Pemeriksaan Oknum Wartawan yang Diduga Lakukan Pemerasan Sudah Sesuai Prosedur

INDOPOSCO.ID – Pemeriksaan oknum mengaku wartawan yang diduga melakukan aksi pemersan dan memasuki pekaranan orang lain tanpa izin bukanlah bentuk kriminalissi terhadap pers, melainkan menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga menegaskan, tidak ada kriminalisasi media dalam penanganan LP yang terkait dengan oknum mengaku wartawan berinisial EA yang  mengaku sebagai seorang wartawati salah satu media online.

Baca juga: Bikin Malu, Oknum Wartawan Yang Peras Warga Ditangkap Polisi

“Pemanggilan dan undangan klarifikasi oleh Polda Banten adalah menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat, terkait upaya pemerasan oleh beberapa orang yang mengaku wartawan,” terang Shinto,Minggu (9/1/2022).

Shinto kembali menegaskan, pemanggilan EA dalam undangan klarifikasi merupakan bagian dari rangkaian penyelidikan untuk membuat jelas apakah peristiwa yang dilaporkan oleh pelapor Rofiq Hakim benar atau tidak.

“Tidak ada kriminalisasi media. Itu diksi yang menyesatkan, karena EA justru diberi kesempatan seluas-luasnya oleh penyidik untuk menjelaskan fakta-fakta terkait peristiwa yang dilaporkan,” ungka Shinto.

Ia menuding, diksi kriminalisasi media terkait perkara EA sengaja ditampilkan sejak Desember 2021 lalu untuk mendiskreditkan pelayanan penegakan hukum oleh Polda Banten.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button