Nusantara

Pengamat: Penjarakan Buruh Cara Wahidin Takuti Pengkritiknya

INDOPOSCO.ID – Pengamat kebijakan publik Banten Moch Ojat Sudrajat menilai penahanan sejumlah buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Banten pada Rabu (22/12) lalu menunjukan kekuatan agar jangan melakukan kritik.

“Kasus pelaporan buruh ke polisi ini ‘kan tidak bisa dilepaskan dengan rangkaian ancaman sebelumnya terhadap akademisi Untirta Ikhsan Ahmad oleh relawan Wahidin yang menamakan diri Ambarawa (Aliansi Barisan Relawan WH,) yang akan melaporkan Ikhsan ke polisi,” terang Ojat kepada INDOPOSCO, Selasa (8/12/2021).

Baca Juga : Serikat Pekerja Ungkap Ada Lima Buruh yang Dijemput Polisi Usai Duduki Ruang Kerja Gubernur Banten

Meski tidak membenarkan aksi buruh sampai menerobos masuk ke ruangan kerja Gubernur dalam aksi unjuk rasa, namun pemenjaraan buruh oleh Gubernur adalah tindakan yang berlebihan dan sangat reaktif.

“Saya sepakat apa yang dikatakan oleh tokoh masyarakat Banten bapak Mulyadi Jayabaya, bahwa pak Gubernur itu harusnya bijaksana dan instropeksi diri, kenapa massa buruh sampai berbuat demikian kalau tidak ada pemantiknya,” kata Ojat.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button