Nusantara

Pakar Hukum: Hery Wirawan Predator Seks pada Anak Harus Dihukum Mati

INDOPOSCO.ID – Kasus Hery Wirawan (36) pengurus Pondok Tahfiz Al-Ikhlas di Kota Bandung menjadi sorotan dan keresahan publik. Pasalnya pelaku adalah  predator seks dan tega memerkosa 14 santriwati yang ada di sekolahnya. Menanggapi hal ini, Dosen Hukum Pidana Universitas Trisakti, Azmi Syahputra mencermati surat dakwaan jaksa memang harus berdasarkan unsur yang terjadi namun dalam kasus ini semestinya jaksa harus lebih berani, mempergunakan asas hukum pidana agar jaksa nantinya menerapkan tuntutan hukuman mati.

“Jelas dari tindakan yang dilakukan pelaku harus dikenakan pidana mati termasuk sebelum dilakukan hukuman mati terlebih dahulu pelaku di kebiri. Karena sangat jelas kejahatan yang dilakukannya menggambarkan kualitas perilaku buruk pelaku dengan tipu daya janji sekolah gratis termasuk memperkosa dan mengeksploitasi anak,” katanya melalui gawai, Jumat (10/12/2021).

Baca Juga: Hamil Tujuh Bulan, Kemensos Dampingi Siswi SMP Korban Perkosaan di Jombang

Lebih lanjut dia menjabarkan, karenanya dalam hukum pidana ada asas yang menyatakan kejahatan yang kejam semestinya dhukum dengan hukuman yang kejam (quane sunt minors culpable aunt Majoris infamiae). Karenanya dalam kasus ini perilaku pelaku tergolong kejahatan sadis, kejam dan terberat karena berakibat pelaku menghancurkan masa depan anak anak tersebut sekaligus trauma psikis bagi dirinya maupun trauma bagi para orang tua, yang akan dialami sepanjang dalam hidupnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button