Nusantara

BKKBN Sebut Angka Stunting di Sumbar Masih Cukup Tinggi

INDOPOSCO.ID – Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Barat menyebut angka stunting (gagal tumbuh akibat kekurangan gizi) masih cukup tinggi sesuai hasil Riset Kesehatan Daerah 2018 sebesar 27,6 persen.

“Angka ini kemungkinan meningkat saat pandemi Covid-19 karena adanya keterbatasan ke lapangan namun kita belum melakukan survey lagi,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Fatmawati seperti dikutip Antara, Kamis (9/12/2021).

Ia mengatakan sesuai dengan Perpres 72 2021 target stunting ditargetkan sekitar 14 persen dan angka ini tentu masih jauh dari kondisi Sumbar saja. “Kondisi kita 27,6 persen dan dalam 3 tahun ini harus mencapai 14 persen dan ini harus dikerjakan secara bersama-sama oleh seluruh pihak terkait,” kata dia.

Menurut dia tingginya angka stunting diakibatkan sejumlah hal mulai dari kepala keluarga yang tidak mempunyai penghasilan tetap. Kemudian tingkat pendidikan yang rendah, kondisi sanitasi di rumah warga tidak pantas, asupan protein kepada anak yang tidak variatif dan berat badan serta tinggi badan tidak tumbuh.

Baca Juga: Mempawah Galakkan Program Dapur Sehat Atasi Stunting

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button