Nusantara

Delapan Bulan Usai Peluncuran, Kepala Bea Cukai Batam Paparkan Progres dan Capaian BLE

INDOPOSCO.ID – Setelah diluncurkan secara resmi pada Maret 2021 lalu, Tim dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengunjungi Kota Batam untuk mengevaluasi implementasi Batam Logistics Ecosystem (BLE) sebagai bagian dari National Logistics Ecosystem (NLE) pada Jumat (19/11/2021).

Rapat evaluasi implementasi BLE kali ini dipimpin oleh perwakilan Kemenko Marves dan dipandu secara Staf Ahli Menko Marves Bidang Manajemen Konektivitas. Turut hadir Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam (KPU BC Batam) serta pimpinan instansi terkait lainnya untuk menjelaskan hasil implementasi BLE kali ini.

Kepala KPU BC Batam, sekaligus Pengarah Tim BLE KPU BC Batam, Ambang Priyonggo, kemudian menyampaikan capaian dan progres BLE saat ini. Dalam paparannya, Ambang didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Pabean dan Cukai II KPU BC Batam yang juga menjabat Ketua Tim BLE KPU BC Batam.

“Kami sampaikan progres dan capaian empat pilar utama BLE, yaitu simplifikasi antar layanan pemerintah, kolaborasi sistem layanan logistik antar pelaku usaha, layanan pembayaran, dan perbaikan infrastruktur,” ujar Ambang

Untuk simplifikasi antar layanan pemerintah (Government to Government), Ambang menjelaskan sampai dengan 15 November 2021 sudah tercatat 71 transaksi layanan Ship to Ship dengan sistem Single Submission (SSm).

“Saat ini kami sedang proses penyusunan Service Level Agreement (SLA) dan pengembangan utilitas kolaborasi STS tersebut,” lanjut Ambang.

Sedangkan layanan persetujuan kedatangan kapal, hingga 12 November 2021 sudah tercatat 3.182 transaksi.

“Saat ini juga kemajuan lainnya adalah bersama Lembaga National Single Window (LNSW) kita kembangkan SSm untuk pengangkut yang dimaksudkan agar agen pelayaran cukup menyampaikan seluruh informasi terkait kedatangan/keberangkatan kapal satu kali saja ke Sistem Indonesia National Single Window (INSW),” papar Ambang.

Selanjutnya Ambang memaparkan progres dan capaian terkait kolaborasi sistem layanan logistik antar pelaku usaha.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button