Nusantara

Puluhan Penerima Program Peremajaan Sawit Mundur. Kenapa?

INDOPOSCO.ID – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyebutkan 37 petani kebun kelapa sawit yang menerima program peremajaan tanaman kelapa sawit dari pemerintah pusat menyatakan mengundurkan diri sebagai penerima.

“Jumlah petani kebun kelapa sawit yang mengundurkan diri bertambah satu orang sehingga jumlahnya menjadi 37 orang. Petani ini mundur karena harga sawit mahal dan ada yang sudah jual beli lahan perkebunan kelapa sawit,” kata Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Pertanian Mukomuko Roni Linbong di Mukomuko, Minggu (7/11/2021).

Sebanyak 37 petani yang mengundurkan diri ini tergabung dalam lima kelompok tani yang sudah mendapatkan rekomendasi teknis dari pemerintah pusat tahun 2020 dan pelaksanaannya tahun 2021.

Ia menyebutkan seluas 45,63 hektare lahan perkebunan kelapa sawit milik 37 petani yang mengundurkan diri sebagai penerima program peremajaan tanaman kelapa sawit.

Dari 37 petani tersebut, tiga orang anggota Krp Tanera Sejahtera Desa Bunga Tanjung dengan luas tanah 5,3 hektare, delapan pekebun di Krp Tunas Harapan Desa Manjuto Jaya dengan luas lahan 13,28 hektare.

Baca Juga : Warga Rejang Lebong Diminta Waspadai Bencana Hidrometeorologi

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button