Nusantara

Diduga Langgar Kode Etik, 150 Oknum Hakim di Jatim Dilaporkan ke KY

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi Yudisial (KY) Mukti Fajar Nur Dewata mengungkapkan pihaknya telah menerima aduan pelanggaran kode etik kehakiman yang diduga dilakukan oleh sedikitnya 150 hakim di Jawa Timur, terbanyak kedua setelah DKI Jakarta.

“Kami telah bekerja sama dengan PPATK( Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), Kejaksaan, Kepolisian dan KPK untuk meningkatkan pengawasan dan supervisi,” katanya saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka Edukasi Publik Kewajiban dan Fungsi Komisi Yudisial di Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (26/9).

Ia mengakui tidak mudah menemukan bukti- bukti pelanggaran kode etik hakim sebagaimana aduan masyarakat. Hal ini dikarenakan pola dan modus operandi yang digunakan lebih canggih. “Permainanya memang canggih, jadi untuk mencari bukti memang sulit,” ujarnya.

Namun jika ditemukan, Mukti Fajar memastikan oknum hakim nakal atau diistilahkan sebagai hakim hitam ini akan di sanksi berat. Komitmen itu bahkan menjadi pakta integritas yang disepakati dalam bentuk catatan kesepahaman antara KY dengan Mahkamah Agung. “Nah, yang hitam- hitam ini kami sudah sepakat dengan MA untuk dihabisi,” katanya dikutip Antara.

Istilah hakim hitam biasa digunakan KY untuk mencirikan hakim nakal yang bisa/ mudah disuap. Hakim hitam adalah hakim yang selalu mempermainkan peradilan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button