Nusantara

Dugaan Mark Up Toilet Sekolah, Dindikbud Kota Serang: Itu dari Pusat

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) berdalih bahwa anggaran pembangunan toilet sekolah di Kota Serang dengan nilai Rp 134 juta per unit sudah ditentukan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

“Saya masuk di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini, 1 April 2021. Anggaran itu sudah ada sebelumnya dan sudah dikunci di Sistem Informasi Pemerintah (SIPD). Jadi kami tidak bisa menambah atau mengurangi anggaran tersebut,” ujar Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD), pada Dindikbud Kota Serang, Raden Rahmat Saleh, kepada Indoposco.id, Rabu (1/9/2021).

Rahmat menjelaskan, pada SIPD itu ada yang namanya Dana Alokasi Khusus (DAK). Kemudian, ada juga apikasi namanya Krisna DAK. Aplikasi ini merupakan kolaborasi perencanaan dan informasi kinerja anggaran.

“Kalau sebelumnya, daerah yang mengusulkan. Namun, sekarang, pemerintah pusat yang menentukan sendiri berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Jadi pemerintah pusat yang menentukan sekolah mana saja yang akan dibangun sarana Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) atau toilet. Kami hanya menentukan locus (tempat) saja. Anggaran pun sama, ditentukan pusat,” ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, berdasarkan hasil evaluasi dan revisi, anggaran Rp 134 juta per unit itu hanya untuk pembangunan fisik saja tidak termasuk sanitasi atau instalasi air.

“Detail Engineering Design (DED) memang dibuat di Dindikbud Kota Serang pada tahun 2020. Berdasarkan hasil revisi, anggaran sebesar itu, hanya untuk pembangunan fisik saja tidak termasuk air. Spesifikasinya, closet duduk dan urinoir. Sementara untuk sanitasi, bisa menggunakan yang sudah ada,” kata Rahmat.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button