Nusantara

KCD Lebak Buat Program Siapkan Siswa Siap Kerja

Gelar Pembinaan Kepsek SMA-SMK-SKh Bersama dengan SDC Lebak

INDOPOSCO.ID – Setelah sertijab kemarin, Rabu (18/8/2021), Kepala KCD Lebak H. Asep Ubaidilah, M.Pd langsung mengadakan pembinaan kepada seluruh kepala sekolah dan pengawas SMA/SMK/ dan SKh Negeri se-Kabupaten Lebak di SMK Negeri 1 Gunung Kencana. Adapun binaan ini adalah bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan murid di masa depan ketika sudah mencapai kelulusan di tahap pendidikan SMA/SMK/SKh.

“Baru Sertijab kemarin, kita langsung start hari ini adakan pembinaan Kepala Sekolah dan Pengawas SMA/SMK/SKh Negeri dalam hal peduli terhadap langkah anak-anak kita ke depan setelah lulus dari sekolahnya. Fokus kita itu menyalurkan Link & Match lulusan sekolah ke 15.000 perusahaan mitra dalam langkah penanggulangan kasus pengangguran setelah lulus sekolah. Kita juga mengundang SDC Banten untuk berkontribusi SDM unggul di Banten,” ujar Asep ketika diwawancarai wartawan, Selasa (24/8).

Sesuai dengan data kelulusan SMA/SMK/SKh dengan output pengangguran terbanyak, maka Kepala KCD Lebak ini menghimbau serta membina Kepala Sekolah dan pengawas SMA/SMK/SKh se-Kabupaten Lebak untuk menanggulangi kasus pengangguran pasca kelulusan sekolah tersebut. Dihadiri oleh Khozin selaku Direktur Eksekutif Skill Development Center (SDC) Banten, dia menegaskan Industri Banten yang mencapai angka 15.000 perusahaan ini butuh SDM Unggul dan kita harus menciptakan SDM yang berdaya saing tinggi di Banten ini.

“Hari ini kita kumpul untuk melakukan ikhtiar bersama bagaimana ke depannya Banten memiliki SDM berdaya saing tinggi sehingga industrinya happy,” pungkas Khozin. Ketika program tersebut telah tercapai maka sudah jelas akan mengurangi angka pengangguran dan membuat perputaran roda ekonomi Banten membaik.

Untuk tercapainya keberhasilan program tersebut ada beberapa hal yang akan dilakukan beberapa upaya bersama. Pertama dengan melakukan link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri. Sesuai dengan tupoksi pendidikan, SMA lebih mengarah ke perguruan tinggi, dan SMK terdidik untuk mandiri siap bekerja. Lalu untuk pengangguran/alumni akan dilatih sesuai dengan kebutuhan industri berbasis kurikulum industri dan langsung dapat penempatan kerja.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button