Nusantara

Keluarga Tuntut Pembakar Anaknya Dihukum Mati

INDOPOSCO.ID – Pihak keluarga Muh Rian Latif (21), korban yang jenazahnya ditemukan terbakar di Kabupaten Maros, menuntut para pelaku dihukum mati atas perbuatan sadisnya menghilangkan nyawa orang, usai ditangkap polisi.

“Hukuman mati. Itu hukuman yang pantas bagi pelakunya tega membunuh anak saya secara sadis begitu,” ucap Ibu kandung korban, Farida Daeng Simba seperti dikutip Antara, Selasa (15/6/2021).

Dirinya sangat sedih dan terpukul atas kehilangan anaknya secara mengenaskan atas pembunuhan itu. Rian merupakan anak keempat dari lima bersaudara, dikenal memiliki fisik agak lemah dan bersifat lembut dibanding saudara lainnya.

“Saya beserta keluarga sangat berharap keadilan ditegakkan, seadil-adilnya, memberikan hukuman setimpal bagi pelakunya. Agar arwah almarhum bisa tenang disisi Allah SWT,” tutur Daeng Simba.

Kakak korban, Muhammad Reza pun berharap sama, para pelaku dihukum seberat-beratnya. Bahkan, harapan keluarga mereka dihukum mati karena telah merencanakan pembunuhan terhadap saudaranya itu.

Reza menjelaskan, adiknya meninggalkan rumah di Palantikan, Sungguminasa, Kabupaten Gowa saat malam hari. Almarhum dijemput dua orang temannya menggunakan motor. Sempat pamit di luar rumah dengan mengatakan akan ke Malino (destinasi wisata alam Gowa) karena ajakan temannya, kala itu pada Selasa malam, 8 Juni 2021.

“Sempat bilang di teras rumah diajak ke Malino, malam Selasa itu. Dia membawa baju ditaruh dalam tas ransel, katanya mau menginap. Beberapa jam kemudian, ada chatnya (pesan WhatsApp), tidak enak perasaanku. Itu tulisannya. Lalu muncul lagi, pesan baik-baik ji saudaramu, tapi itu bukan dia. Setelah itu tidak bisa lagi dihubungi ponselnya,” ungkap dia.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button