Nusantara

Pendapatan Pelaku Transportasi di Jember Merosot 80 Persen

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 sangat berimbas pada pendapatan bagi pelaku transportasi. Tak tanggung-tanggung, pendapatan pelaku transportasi turun hingga 70 sampai 80 persen.

Hal ini terungkap dari reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim), Hari Putri Lestari saat serap aspirasi, Jumat (7/5/2021).

Anggota DPRD Jatim daerah pemilihan V (Jember-Lumajang), Hari Putri Lestari mengatakan, dalam jaring aspirasi dengan Paguyuban Insan Transportasi (Pintar), buruh, aktivis perempuan, dan seniman ada beberapa keluhan yang disampaikan masyarakat. Salah satunya adalah turunnya pendapatan pelaku transportasi.

Pendapatan pelaku transportasi turun hingga 70-80 persen karena sekolah, kampus libur, dan pekerja ada di rumahkan atau di PHK. Dengan penghasilan mereka maksimal 30 persen.

“Sebelum pandemi saja kebijakan Bupati sebelumnya itu merugikan mereka apalagi adanya pandemi,” katanya.

Kehadiran transportasi online juga memukul pelaku transportasi konvensional. Meski demikian, transportasi konvensional (beca, ojek, angkot) harus ada karena keberadaannya tetap dibutuhkan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button