Nusantara

JPMI Kembali Datang ke KPK Lengkapi Berkas Laporan Kasus Hibah Ponpes

INDOPOSCO.ID – Laporan Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI) terkait dugaan korupsi dana hibah pondok pesantren (Ponpes) 2020 senilai Rp 117 miliar yang diduga melibatkan Gubernur Banten Wahidin Halim, disambut baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 28 April 2021.

Meski demikian, KPK meminta agar JPMI segera melengkapi data-data dokumen dana hibah ponpes yang dibutuhkan. Sebab, data yang diberikan sebelumnya, masih tergolong kurang lengkap.

Menyikapi hal itu, JPMI, Senin (3/5/2021) kembali mendatangi Gedung Merah Putih di Kuningan Jakarta Selatan, dalam rangka melengkapi berkas laporan yang diminta KPK.

“Hari ini kami datang lagi, tentu dalam rangka melengkapi berkas. Karena kemarin itu, kami diberi masukan oleh KPK soal data-data apa saja yang harus diserahkan untuk kepentingan penyidikan,” kata Koordinator JPMI, Deni Iskandar, di Gedung KPK, Senin (3/5/2021).

Dia menegaskan, JPMI berkomitmen sekaligus ingin melihat Banten bersih dan berakhlakul karimah.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button