Nusantara

Wali Kota Serang Tagih Dana Bagi Hasil ke Pemprov Banten

INDOPOSCO.ID – Wali Kota Serang Syafrudin meluapkan keluh kesahnya kepada Anggota DPRD Banten Dapil Kota Serang Encop Sopia, tentang utang Dana Bagi Hasil (DBH) Pemprov Banten senilai Rp 74 miliar yang tak kunjung ditransferkan.

Ia menerangkan, jumlah Rp74 miliar diketahui berdasarkan catatan dokumen transfer dari tahun 2019 sampai Desember 2020. Padahal, tahun ini Pemkot Serang devisit Rp80 miliar.

“Keluhan kota terutama DBH, pajak provinsi. Itu hak kami, sampai hari ini dari tahun 2019 itu sampai tahun 2020 itu Rp74 miliar yang belum terbayarkan. Kondisinya sudah enak, mudah-mudahan Pemprov segera mentransfer dana ini, karena kebutuhan Pemkot,” katanya saat ditemui Puspemkot Serang, Jumat (5/3/2021).

Untuk menagihnya, Pria yang kerap disapa Kang Syaf itu akan berkirim surat kepada Pemprov Banten. Hal itu dilakukan agar program di Pemkot Serang berjalan dengan lancar.

“Rencananya akan dikirim surat, paling lambat itu Senin (8/3). Kepala BPKAD sudah membuat, tinggal saya tandatangani. Ya kita kan devisitnya Rp80 miliar. Paling tidak untuk menurup devisitlah,” ungkapnya.

Senada dengan Kepala BPKAD Kota Serang Wachyu Budi Kristiawan. Menurutnya, secara resmi Pemprov Banten belum menunjukan keharusannya dalam membayar DBH. Namun berdasarkan catatan transfer dan Surat Keputusan (SK), terdapat selisih angka Rp74 miliar lebih yang belum terbayarkan.

“Kami belum konsolidasi dengan provinsi. Kami mendapat hitungan itu berdasarkan transfer yang masuk dan SK yang kami dapatkan gitu. Meskipun secara resmi belum pernah, kami dapatnya segini loh, itu belum pernah. Jadi bagaimana caranya kami dapatkan sumber dokumen, kami lakukan perhitungan kurang bayar dan seterusnya dari tahun 2019 sampai 2020, kita anggap sebagai piutang, di catatan Rp74 miliar lebih sedikit,” paparnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button