Kurangi Potensi Kepadatan Arus Lalu Lintas PON 2024, Kakorlantas Minta Manajemen Informasi PON 2024 Berbasis IT

INDOPOSCO.ID – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri, Irjen Aan Suhanan, menegaskan urgensi penerapan sistem pengamanan berbasis teknologi informasi (IT) dalam konteks pengamanan jalur lalu lintas dan area parkir (rolakir) untuk perhelatan PON XXI 2024 yang akan berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) pada 8-20 September.
Pernyataan ini disampaikan saat memberikan pengarahan strategis kepada personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) pada Kamis (18/7/2024) dalam rangka persiapan pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut.
Menurut Aan, Korlantas akan mendirikan posko sebagai pusat komando, koordinasi, komunikasi, dan informasi (K3I) untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara tersebut.
“Seluruh sistem akan didukung oleh teknologi informasi. Penyelenggaraan PON mendatang akan dipusatkan di K3I, yang sekaligus berfungsi sebagai Pusat Komando. Data memiliki peran krusial, seperti data tentang persimpangan jalan, jumlah personel, data lampu merah, traffic light, serta jumlah rombongan yang melintasi titik-titik tersebut,” katanya dalam keterangan yang diterima pada Minggu (21/7/2024).
Dalam konteks penyelenggaraan PON XXI, Aan menegaskan pentingnya komunikasi yang efektif dan transparan kepada masyarakat.
“Terutama terkait rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama acara berlangsung,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa manajemen informasi di media massa menjadi krusial untuk menghindari ketidakpuasan publik.
“Akibat kurangnya informasi mengenai perubahan lalu lintas, akses masuk, dan potensi kemacetan,” ucapnya.
Aan menegaskan bahwa sejak awal masyarakat harus diberitahu melalui berbagai platform media mengenai rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan.
“Hal ini bertujuan untuk meminimalkan keluhan publik yang muncul akibat ketidaktahuan atau perubahan mendadak dalam arus lalu lintas,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Aan juga memastikan bahwa Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh siap dan telah menyusun rencana detail terkait pengawalan dan pengamanan lalu lintas.
Namun, ia mengingatkan agar perhatian khusus diberikan pada lokasi-lokasi parkir, terutama di area utama acara pembukaan, untuk memastikan kelancaran saat berakhirnya acara.
Lebih lanjut, Aan menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara semua pihak terkait.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan PON XXI sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi antara berbagai pemangku kepentingan.
Ia berharap bahwa ajang olahraga nasional ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan rencana.
“Kami telah melaksanakan berbagai acara nasional, lokal, dan internasional. Namun, kami tidak dapat bekerja sendiri. Kami harus berkolaborasi dan bersinergi dengan semua pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan bersama,” kata dia.
“Kolaborasi ini merupakan fondasi penting dalam memperkuat dan memperluas pengaruh serta dampak dari kegiatan yang kami laksanakan, guna memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan negara,” pungkasnya. (fer)