• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenhub : Kereta Api Moda Transportasi Ramah Lingkungan Masa Depan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 21 September 2023 - 01:38
in Nasional
Tangkapan layar Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal dalam Seminar Nasional: Strategi Green Financing Sektor Transportasi untuk Daya Saing Perkeretaapian Berkeadilan yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (20/9/2023). (ANTARA)

Tangkapan layar Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal dalam Seminar Nasional: Strategi Green Financing Sektor Transportasi untuk Daya Saing Perkeretaapian Berkeadilan yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (20/9/2023). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang mampu menjadi tulang punggung transportasi ramah lingkungan Indonesia di masa depan.

“Pelayanan harus terpadu, aman, nyaman, terjangkau, dapat diandalkan dan sebagai tulang punggung angkutan massal antar kota dan perkotaan,” kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal dalam Seminar Nasional : Strategi Green Financing Sektor Transportasi untuk Daya Saing Perkeretaapian Berkeadilan yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (20/9), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Wah, Jumlah Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Meningkat

Risal menuturkan potensi tersebut dapat dilihat dari perbandingan konsumsi energi yang dibutuhkan kereta api dengan jenis transportasi lainnya. Misalnya, untuk mengangkut 1.500 orang, kereta api hanya membutuhkan tiga liter BBM per kilometer dengan penggunaan energinya 0,0020 BBM per kilometer per Pnp.

Jumlah itu lebih kecil jika dibandingkan dengan bus yang sanggup mengangkut 40 orang dan mengonsumsi 0,5 liter BBM per kilometer dan penggunaan energinya yang menyentuh 0,0125 BBM per kilometer per Pnp.

Di sisi lain penerapan teknologi perkeretaapian di Indonesia, juga membuat keunggulan kereta api semakin tinggi. Hal ini dapat dilihat dari pembangunan MRT di Jakarta, Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta, Makassar-Pare-pare Railways, hingga LRT di Jabodebek yang membantu meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya.

Risal menyatakan teknologi prasarana perkeretaapian di Indonesia juga terus berkembang. Pemerintah juga berencana mengembangkan Rolling Highway (Rola) yang proses penanganannya lebih sederhana.

“Kalau melihat apa yang terjadi, kami ada rencana utama bagaimana visinya adalah kompetitif, integrasi, teknologi tinggi, sinergi industri, terjangkau, dan responsif terhadap pembangunan perkeretaapian,” ucapnya.

Atas keunggulan yang sudah dikaji secara mendalam, Kemenhub melalui Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS) 2030 menargetkan pembangunan jaringan kereta api di Tanah Air sepanjang 10.524 kilometer.

Hal lain yang ditargetkan dalam RIPNAS yakni mencakup tersedianya sarana KA penumpang sebanyak 2.839 lokomotif dan 34.178 kereta. Kemudian sarana KA barang sebanyak 2.475 lokomotif dan 48.364 gerbong.

Guna mencapai target tersebut, Risal mengaku Kemenhub sudah menjalankan empat upaya berupa optimalisasi prasarana eksisting yakni pemanfaatan prasarana perkeretaapian yang sudah ada, dirawat dan direaktivasi sehingga menghasilkan kategori TQI.

Menurutnya untuk mengurangi dampak buruk pada lingkungan, elektrifikasi pembangunan prasarana perkeretaapian mulai diarahkan pada MRT, LRT, kereta cepat dan kereta gantung, maupun kereta perkotaan lainnya.

Pengembangan kapasitas pun turut dilakukan melalui pembangunan jalur ganda, peningkatan fasop, persinyalan, pembangunan stasiun-stasiun baru, serta penyediaan fasilitas integrasi intra moda dan antar moda.

Adapun peningkatan keselamatan dan keamanan operasi kereta api, dikembangkan lewat pembangunan fasilitas operasi dan persinyalan dengan memanfaatkan teknologi informasi terkini berupa Grade of Automation (GoA), perlintasan tidak sebidang atau sebidang dan dilengkapi sistem informasi kebencanaan.

“Selain itu kalau dilihat di kereta, orang sudah tidak meludah, menghormati perempuan, orang hamil dan orang tua karena tertulis (tempat duduk) orang tua, ada gerbong wanita dan itu tidak ada yang melanggar. Itu yang membuat peradaban baru dalam sistem transportasi Indonesia,” ujarnya. (mg2)

Tags: kemenhubkereta apiModa Transportasitransportasi

Berita Terkait.

miinuman
Nasional

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55
abdul
Nasional

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15
wisatawan
Nasional

Wah, Jumlah Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Meningkat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:34
ai
Nasional

Hadapi Dinamika, Praja IPDN Dituntut Kuasai Kompetensi Digital

Sabtu, 18 April 2026 - 13:13
menpar
Nasional

Percepat Pengembangan Danau Toba, Menpar Tekankan Sinkronisasi Master Plan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:10
Diskusi
Nasional

KPK Pasca-Revisi: Antara Kekuasaan dan Kehilangan Gigi

Jumat, 17 April 2026 - 21:34

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.