Nasional

Wujudkan Digital Melayani dengan Percepatan Digitalisasi MPP

INDOPOSCO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus melakukan percepatan dalam mewujudkan digital melayani, seperti yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo pada berbagai kesempatan. Dalam mewujudkan digital melayani, Kementerian PANRB juga tengah mempersiapkan digitalisasi Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Seiring pertumbuhan MPP di berbagai daerah di Indonesia, langkah selanjutnya yang perlu didorong untuk memberikan pelayanan yang lebih prima kepada masyarakat, yaitu dengan mewujudkan digitalisasi pelayanan publik,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, dalam acara focus group discussion (FGD) Arah Strategis Kebijakan Integrasi MPP, secara hibrida, Selasa (1/11).

Diah menyampaikan ke depannya masyarakat akan diberikan opsi untuk mengakses layanan secara online maupun offline. Layanan online dapat diakses masyarakat melalui portal pelayanan publik yang berisikan berbagai layanan pemerintah baik pusat maupun daerah yang telah terintegrasi, sedangkan untuk layanan offline, masyarakat dapat datang langsung ke MPP melalui tenant yang tersedia.

Berdasarkan data, terdapat tiga klasifikasi tipe MPP yang dilihat dari proses bisnis pemberian layanannya. Sejauh ini dari 75 MPP yang sudah diresmikan semuanya sudah masuk pada tipe MPP 2.0, yaitu klasifikasi tipe MPP semi digital. Jika dijabarkan secara lebih spesifik, terdapat 49 MPP yang teridentifikasi masuk pada tipe 2.0, 19 MPP pada tipe 2.1, dan 7 MPP yang sudah masuk pada tipe 2.2.

Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan dukungan teknologi dalam penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik sebagai salah satu langkah transformasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi dan menjangkau seluruh elemen masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan, jajarannya telah melakukan analisis aplikasi yang sudah berjalan pada MPP yang sudah diresmikan dan ditemukan terdapat beberapa MPP potensial yang dapat dijadikan pilot project sistem layanan terintegrasi di MPP. MPP tersebut diantaranya adalah MPP Sumedang; MPP Pekanbaru; MPP Samarinda; MPP Surabaya; MPP Kota Bandung; dan MPP Banda Aceh.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button