Nasional

Bareskrim Polri: Tidak Ada Pelecehan saat Brigadir J Ditembak

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Komisaris Jenderal (Komjen) Pol. Agus Andrianto mengindikasikan tidak ada peristiwa pelecehan terhadap Putri Candrawathi, istri Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Ferdy Sambo saat Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ditembak oleh Bhayangkara Dua (Bharada) Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E di Kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Agus menyebutkan, indikasi ini terungkap dari hasil gelar perkara yang dipimpin langsung olehnya pada Jumat (12/8) siang di Bareskrim Polri.

“Saat pimpin gelar tadi, berdasarkan paparan Dirtipidum, semua saksi kejadian menyatakan Brigadir Josua almarhum tidak berada di dalam rumah,” kata Agus di Jakarta, Jumat (12/8), dikutip dari Antara.

Ia menyebutkan, Brigadir J masuk ke dalam tempat kejadian perkara (TKP) rumah dinas di Kompleks Duren Tiga Nomor 46 tersebut setelah dipanggil oleh Ferdy Sambo.

“Almarhum J masuk saat dipanggil ke dalam oleh FS,” ungkap Agus.

Baca Juga: Tetapkan Sambo Tersangka, Kompolnas Nilai Polri Profesional

Sebagaimana diketahui, Putri Candrawathi membuat laporan polisi terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J. Seperti yang disampaikan oleh juru bicara Polri pada Senin (11/7) bahwa tembak-menembak antaranggota terjadi karena pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri pimpinannya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button