• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendikbudristek Libatkan Anak Muda Jaga Keistimewaan Rempah

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 19 Maret 2022 - 22:42
in Nasional
rempah

Seorang peserta berjalan di acara Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia di Hotel Harmoni, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/3/2022). (ANTARA/ Feri Purnama)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melibatkan anak muda seluruh Indonesia untuk menjadi Laskar Rempah yang bertugas mensosialisasikan dan menjaga keistimewaan rempah-rempah di lingkungan masyarakat karena rempah dinilai menjadi warisan budaya.

“Laskar Rempah ini diisi oleh anak-anak muda yang direkrut menjadi pemberi pengaruh (influencer) menyampaikan rempah-rempah Nusantara kepada seluruh masyarakat,” kata Direktur Pelindungan Kebudayaan Kemendikbudristek Irini Dewi Wanti di acara Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia di Hotel Harmoni, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/3/2022), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Ia menuturkan anak muda yang terlibat dalam mensosialisasikan rempah-rempah Nusantara itu maksimal berusia 25 tahun yang harus melewati tahapan selektif, sehingga memiliki kemampuan diri untuk mengangkat informasi keistimewaan rempah-rempah di Indonesia.

Seluruh tim Laskar Rempah itu, kata dia, bergerak di daerahnya masing-masing dengan melakukan berbagai kegiatan sosialisasi maupun mengkampanyekan rempah-rempah melalui media sosial.

“Mereka sudah melakukan aktivitas sebagai pemberi pengaruh memanfaatkan media sosial, konten video di tiap-tiap provinsi,” katanya.

Ia menyampaikan Kemendikbudristek terus berupaya melakukan sosialisasi dengan berbagai kegiatan seperti seminar maupun pembuatan konten yang menarik untuk memberikan informasi tentang kekayaan rempah-rempah.

Kemendikbudristek juga akan mengusulkan jalur rempah di Nusantara yang sudah dibangun pada zaman kolonial sebagai warisan budaya ke UNESCO.

“Kami juga terus memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat tentang rempah- rempah yang ada di Indonesia, yang ada di sekitar kita untuk dimanfaatkan,” katanya.

Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mendukung adanya program yang dijalankan Kemendikbudristek terkait menghidupkan jalur rempah untuk mengingatkan kembali kepada generasi muda tentang rempah yang telah membentuk bangsa, negara, dan peradaban manusia.

“Menghidupkan jalur rempah pada saat ini, kita maknai sebagai revitalisasi nilai budaya rempah dan bagaimana memanfaatkannya pada masa kini dan masa depan,” katanya.

Seorang peserta seminar Bumi Rempah Nusantara untuk Dunia, Jajang Bonita mengatakan kegiatan tersebut telah memberikan wawasan baru terkait manfaat dan segala keistimewaan rempah-rempah yang ada di lingkungan sekitar.

Jajang yang mengaku sebagai pelaku usaha kuliner bernama Bonita di Garut itu mengatakan keberadaan rempah-rempah di Garut telah membantu produk usaha makanannya lebih istimewa dan memiliki cita rasa tersendiri.

Ia mencontohkan seperti produk kuliner unggulannya yakni nasi liwet domba yang membutuhkan rempah-rempah untuk membuat nasi liwet memiliki rasa yang khas dan tidak bau daging domba.

“Tentu rempah-rempah ini sangat saya butuhkan, dan selalu tersedia, tidak sulit, makanya rempah-rempah yang ada di kita itu memang harus selalu dijaga,” katanya. (mg3)

Tags: anak mudakemendikbudristekRempah

Berita Terkait.

Nasional

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:47
Korban Calon Manajer KDMP Bertambah, DPD RI Minta Program Dihentikan
Nasional

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:02
Presiden-RI
Nasional

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:44
pnm
Nasional

Biaya Jadi Penghalang, PNM Ulurkan Beasiswa untuk 1.590 Anak dari Keluarga Prasejahtera

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:07
Kemenag
Nasional

Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:09
judol
Nasional

DPR Desak Penindakan Lebih Tegas, Judi Online Disebut ‘Hilang Sepuluh, Tumbuh Seratus’

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1724 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1692 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1015 shares
    Share 406 Tweet 254
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!
Olahraga

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Editor Juni Armanto
Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51

INDOPOSCO.ID – Babak gugur Piala Dunia (PD) 2026 resmi bergulir setelah seluruh rangkaian pertandingan fase grup berakhir. Sebanyak 32 tim...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.